Polisi Ringkus 14 Pemuda di Bundaran HI

CNN Indonesia | Jumat, 09/10/2020 17:30 WIB
Para pemuda yang menggunakan baju bebas digiring ke Pos Polisi Bundaran HI sekitar pukul 17.00 WIB. Di sana mereka diinterogasi karena bertindak mencurigakan. Sisa kerusakan Halte Transjakarta Bundaran HI . Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia --

Aparat kepolisian meringkus 14 pemuda di sekitar kawasan Bundaran HI (Hotel Indonesia), Jakarta Pusat, Jumat (9/10), persis sehari setelah aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law Cipta Kerja.

Para pemuda yang menggunakan baju bebas digiring ke Pos Polisi Bundaran HI sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka diperintahkan untuk duduk dan menjalani pemeriksaan.

Polisi menyita telepon seluler dari seluruh pemuda. Aparat juga meminta KTP mereka. Mereka diinterogasi selama polisi membongkar isi ponsel.


Hingga saat ini, tidak ada pejabat kepolisian di TKP yang mau memberikan komentar. Namun seorang anggota polisi menyebut para pemuda diamankan saat bergerak dari kawasan Patung Arjunawiwaha menuju Bundaran Hotel Indonesia.

Aksi tolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja berujung ricuh di DKI Jakarta, Kamis (8/10). Sejumlah titik jadi pusat aksi, yakni Harmoni, Gambir, Medan Merdeka Barat, dan Jalan MH Thamrin.

Dalam kejadian itu, polisi bentrok dengan pengunjuk rasa. Sejumlah jurnalis juga jadi sasaran pukul dan tembak aparat kepolisian.

Di sekitar Patung Arjunwiwaha, polisi menembakkan meriam air dan gas air mata sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu, bentrokan pun pecah. Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa 1.192 orang ditangkap dalam bentrokan di DKI Jakarta.

(dhf/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK