Satgas: Persentase Kematian Pasien Covid di Bali Terus Naik

CNN Indonesia | Kamis, 15/10/2020 23:58 WIB
Satgas Covid-19 meminta Pemprov Bali agar serius dalam menangani pasien Covid-19, baik yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri. Persentase kematian pasien Covid-19 di Bali terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir. Ilustrasi (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan persentase kematian pasien positif virus corona (Covid-19) di Provinsi Bali mengalami peningkatan secara berturut-turut dalam dua pekan terakhir.

Temuan itu sekaligus menempatkan Bali di posisi pertama sebagai provinsi dengan peningkatan kasus kematian Covid-19 dari sepuluh provinsi prioritas pemerintah.

"Kami masih prihatin bahwa persentase kematian di Bali terus mengalami peningkatan selama dua pekan terakhir," kata Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (15/10).


Wiku mengatakan persentase kasus kematian di Bali pada 27 September mencatat 2,97 persen, kemudian meningkat menjadi 3,11 persen pada 4 Oktober, dan kembali meningkat sebesar 3,17 persen pada 11 Oktober.

Ia pun meminta Pemprov Bali serius dalam menangani pasien Covid-19. Selain itu, ia meminta kepada masyarakat Bali agar tak sungkan berobat ke rumah sakit jika merasa memiliki gejala yang mengarah ke Covid-19.

"Peningkatan kualitas Rumah Sakit rujukan dan ditambahnya tempat isolasi mandiri ini perlu dilakukan agar dapat membantu menekan angka kematian," ujarnya.

Kendati demikian, kata Wiku, terjadi peningkatan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Bali selama dua pekan terakhir.

Tercatat, pada 27 September persentase kesembuhan di Bali sebesar 81,90 persen, kemudian naik menjadi 83,46 persen pada 4 Oktober, dan kembali naik menjadi 85,80 persen pada 11 Oktober.

Wiku kembali mengingatkan masyarakat selalu patuh terhadap protokol kesehatan yang meliputi 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Berdasarkan kajian, ilmiah kepatuhan terhadap protokol kesehatan efektif menurunkan risiko penularan sampai dengan 85 persen.

"Saat ini hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah menegakkan protokol kesehatan, karena upaya ini adalah upaya paling sederhana tapi berdampak sangat besar," katanya.

Hingga hari ini, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 349.160 orang. Dari jumlah tersebut, 273.661 orang dinyatakan sembuh dan 12.268 orang lainnya meninggal dunia.

Sementara itu, total kasus positif virus corona di Bali sebesar 10.513 orang. Sebanyak 9.273 orang telah dinyatakan sembuh dan 340 orang meninggal dunia.

(khr/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK