Menag: 861 Santri di Jabar dan Jateng Positif Covid-19

CNN Indonesia | Jumat, 16/10/2020 11:52 WIB
Menag Fachrul Razi mengungkapkan sebanyak 861 santri yang terinfeksi virus corona tersebar di 8 pondok pesantren di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ilustrasi santri di pondok pesantren. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan ada 861 orang santri yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Tersebar di delapan pondok pesantren di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Total ada 861 santri yang terkonfirmasi positif pada delapan pesantren ini," kata Fachrul dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10).

Jumlah itu belum termasuk pengajar yang positif terinfeksi virus corona, yakni sebanyak 649 orang. Jika ditotal, jumlah santri dan pengajar ponpes di Jabar dan Jateng yang positif mencapai 1.510 orang.


Dari jumlah tersebut, 976 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh

Fachrul menyampaikan pemerintah langsung turun tangan. Tim dari Kemenag sudah diterjunkan untuk menyalurkan bantuan alat kesehatan ke delapan ponpes tersebut.

Bantuan yang disalurkan pemerintah berupa 38 ribu masker medis, 35.940 masker kain, 1.825 Hand Sanitizer, 2.460 botol suplemen, dan 2.150 sabun cuci tangan. Ada pula bantuan berupa disinfektan, alat fogging, isi ulang hand sanitizer, madu, dan alat pelindung diri (APD).

"Bantuan ini tidak termasuk Bantuan Operasional Pesantren (BOP) yang diberikan oleh Kementerian Agama sejak akhir Agustus 2020 kemarin.

Fachrul berharap pondok pesantren bisa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Salah satunya mengurangi jumlah peserta didik dalam satu kelas saat pembelajaran tatap muka.

"Virus Covid-19 bisa menimpa siapa saja. Ini bukan aib, tapi musibah. Mari tetap patuhi protokol kesehatan, demi kesehatan kita bersama," ucapnya.

Sejauh ini telah ada 349.160 kasus positif virus corona di Indonesia hingga Kamis (16/10). Dari jumlah tersebut, 273.661 di antaranya telah sembuh dan 12.268 meninggal dunia.

(dhf/bmw)

[Gambas:Video CNN]