Jagoan PDIP di Pilkada Surabaya Dites Guru Ngaji Baca Alquran

CNN Indonesia | Jumat, 16/10/2020 20:09 WIB
Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dites membaca Alquran terlebih dahulu sebelum mendapat dukungan dari para guru ngaji. Calon wali kota Surabaya yang diusung PDIP, Eri Cahyadi dites membaca Alquran sebelum mendapat dukungan dari para guru mengaji(Amir Baihaqi)
Surabaya, CNN Indonesia --

Calon wali kota Pilkada Surabaya yang juga kader PDIP, Eri Cahyadi, dites membaca kita suci Alquran oleh sejumlah guru mengaji. Dia menjalani tes itu saat menghadiri deklarasi dukungan para guru ngaji TPA/TPQ dan khotmil Qur'an yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya.

Salah seorang deklarator, Muhaimin Al Hafidz, mengatakan tes membaca Alquran dilakukan untuk mengukur pengetahuan Eri soal agama. Ia bilang kemampuan seseorang dalam agama bisa dilihat bagaimana dia membaca Alquran.

"Bacaan Alquran Mas Eri bagus," kata Muhaimin di Surabaya mengutip kantor berita Antara Jumat (16/10).


Setelah mendengar Eri melantunkan Alquran, para guru ngaji yakin dengan kemampuan Eri. Mereka mendoakan Eri bisa meneruskan kesuksesan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Kebaikan-kebaikan jika diteruskan, pasti akan menghasilkan yang lebih baik," kata Muhaimin.

Dia berhasil menjalani ujian tes membaca Alquran itu karena terbiasa membaca Alquran. Ia mengaku rutin menggelar khotmil quran (membaca Alquran hingga habis) setiap Kamis seusai salat subuh.

Eri yang merupakan keluarga besar Pondok Pesantren Sidoresmo Surabaya mengaku telah merasakan mukjizat Alquran. Ia hendak menerapkannya secara rutin di kalangan PDIP.

"Nantinya saya juga berharap acara khotmil quran juga digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya secara rutin, bisa setiap minggu," ujar Eri.

Eri Cahyadi mengaku selalu melakukan tiga hal ketika menghadapi masalah, antara lain membaca Alquran dan menggelar khotmil Quran, kedua, memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu dan ketiga, meminta doa ibunya.

Di Pilkada Kota Surabaya, Eri berpasangan dengan Armuji. Paslon nomor urut 1 itu diusung oleh PDIP dan didukung PSI. Mereka juga disokong partai nonparlemen, seperti Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Eri-Armuji akan berhadapan dengan Machfud Arifin-Mujiaman dengan. Pasangan ini diusung koalisi delapan partai, yaitu PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai Nasdem. Mereka huga didukung partai nonparlemen Partai Perindo.

(Antara/dhf/bmw)

[Gambas:Video CNN]