Wagub DKI Klaim Corona Menurun Meski Banyak Demo Omnibus Law

CNN Indonesia | Jumat, 23/10/2020 23:00 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan sejauh ini belum ada tanda-tanda peningkatan kasus virus corona yang signifikan. Belum ada lonjakan kasus virus corona akibat demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim kasus virus corona (Covid-19) belum menunjukkan peningkatan signifikan meski banyak terjadi demonstrasi di ibu kota dalam sepekan terakhir. Dia justru mengatakan ada penurunan kasus.

"Alhamdulillah sampai hari ini belum ada tanda-tanda peningkatan, justru yang terjadi kecenderungannya menurun. Kita bersyukur angka di nasional kasus aktif atau kasus positif aktif juga menurun," kata Riza, Jumat (23/10).

Riza berharap tak hanya Jakarta yang mengalami penurunan kasus virus corona. Dia juga berharap daerah di sekitar Jakarta turut mengalami penurunan kasus positif Covid-19.


"Mudahan-mudahan demikian Jakarta dan daerah lainnya terus menurun angkanya. Sekali lagi bagi masyarakat melaksanakan protokol kesehatan." ucapnya.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta akan berakhir pada 25 Oktober mendatang. Mengenai hal itu, Riza belum mau bicara soal lebih lanjut.

Ia hanya mengungkapkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih terus memantau perkembangan kondisi kasus corona di ibu kota.

"Segera kita akan rapatkan dalam beberapa hari ke depan kan batasnya sampai tanggal 25, hari Minggu itu berlaku kembali tanggal 26 harus. Bapak gubernur akan segera rapat satu dua hari ke depan," tutup dia.

Diketahui, demonstrasi terjadi selama sepekan terakhir. Hampir setiap hari ada elemen mahasiswa dan buruh yang berunjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta.

Sejumlah pakar epidemiologi memprediksi bakal ada lonjakan kasus virus corona. Epidemiolog menyarankan pemerintah dan pemerintah daerah mengantisipasi hal tersebut.

Kasus virus corona di Jakarta sendiri sudah hampir menembus 100 ribu per Jumat (23/10), yakni sebanyak 99.158. Bertambah 952 kasus dari hari sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.590 orang masih dirawat dan ada 2.138 orang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona.

(ctr/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK