Wagub DKI Kaji 2 Wali Kota soal Kerumunan: Tak Harus Sanksi

CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2020 01:34 WIB
Pemprov DKI Jakarta masih melakukan kajian sebelum mengambil keputusan untuk memberikan sanksi usai terjadi kerumunan di Petamburan. Suasana penyambutan Rizieq Shihab. Wagub DKI Riza Patria menyebut pihaknya masih mengkaji soal kerumunan acara Rizieq. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji wacana pemberian sanksi terhadap Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara dan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali usai kerumunan dalam acara yang dihadiri petinggi FPI Rizieq Shihab di Petamburan dan Tebet.

"Semua nanti akan kita pelajari dan evaluasi dalam hari-hari ke depan, Pak Gubernur dan kami terus melakukan kajian dan rapat internal, kebijakan yang nantinya diambil Pak Gubernur tentunya harus adil dan bijaksana, harus proporsional, tidak sembarangan kita memberikan sanksi," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, saat ditanya soal kemungkinan sanksi bagi dua wali kota, dikutip dari siaran CNN Indonesia TV, Selasa (24/11).

Ia mengaku tak ingin gegabah dalam mengambil keputusan soal sanksi kepada dua kepala daerah wilayah itu.


"Ukuran ketegasan tidak semata-mata soal memberikan sanksi, banyak cara menunjukkan disiplin ketaatan dan ketegasan pimpinan. Tidak selalu harus ditunjukkan dengan pemberian sanksi kepada anak buah," kata Riza.

Untuk sementara ini, Pemprov DKI Jakarta gencar melakukan pemeriksaan virus corona terhadap warga Petamburan dan Tebet. Terutama mereka yang hadir dalam kerumunan di acara yang dihadiri Rizieq Shihab.

"Bagi semua warga yang telah mengikuti rangkaian kegiatan yang ramai-ramai begitu, yang dapat berpotensi menimbulkan penyebaran yang masif, kami minta secara proaktif memeriksakan diri," kata Riza.

"Semua pihak, termasuk semua pihak di Petamburan juga kita lakukan testing dan kontak tracing," imbuhnya.

Sebelumnya, kerumunan orang dalam acara yang dihadiri petinggi FPI Rizieq Shihab menjadi sorotan publik. Pasalnya, kerumunan itu mengabaikan protokol kesehatan dan melanggar aturan dalam PSBB Transisi DKI Jakarta.

Kerumunan itu terjadi Petamburan dan Tebet. Petamburan adalah wilayah tempat tinggal Rizieq Shihab. Sementara Tebet, kala itu Rizieq datang untuk menghadiri undangan Acara Maulid Nabi.

(khr/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK