Satgas Covid-19 Salurkan Alat ke Daerah untuk Gencarkan 3T

Satgas Covid-19, CNN Indonesia | Sabtu, 28/11/2020 19:00 WIB
Untuk memperluas tindakan 3T di daerah, Satgas Covid-19 Nasional salurkan alat kesehatan ke daerah-daerah. Untuk memperluas tindakan 3T di daerah, Satgas Covid-19 Nasional salurkan alat kesehatan ke daerah-daerah. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagai salah satu upaya memerangi pandemi, Satgas Covid-19 Nasional mendistribusikan alat material kesehatan ke berbagai daerah pada 24 November 2020.

Alat material kesehatan tersebut antara lain masker bedah sebanyak 24,5 juta unit, alat pelindung diri (APD) 5,8 juta unit, masker N95 sebanyak 6 juta unit, face shield sebanyak 156 ribu unit, medical gloves sebanyak 1 juta unit, portable ventilator sebanyak 1.200 unit, rapid test 1,1 juta unit, reagen PCR sebanyak 3,9 juta unit, dan reagen RNA sebanyak 3,1 juta unit.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan bahwa distribusi alat material kesehatan ini merupakan bentuk nyata dukungan dari berbagai pihak terhadap upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ini.


"Tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, maka capaian ini tentunya akan sulit diraih," ujar Wiku saat memberi keterangan pers di Kantor Presiden, Kamis (26/11).

Oleh karena itu, Wiku meminta Satgas Covid-19 di daerah untuk memantau dan memonitor ketersediaan alat material kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan di daerah masing-masing. Dia juga mengingatkan satgas daerah untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat jika terjadi kendala.

"Jangan sampai layanan kesehatan terhambat akibat kurangnya ketersediaan alat material kesehatan," pesan Wiku.

Dia menambahkan bahwa alat material kesehatan yang sudah didistribusikan tersebut menjadi modal utama bagi daerah untuk dapat menggencarkan langkah 3T yaitu testing (pemeriksaan spesimen), tracing (pelacakan kontak) dan treatment (perawatan pasien).

Wiku juga meminta seluruh daerah untuk memaksimalkan penggunaan alat material kesehatan yang sudah didistribusikan.

"Jika ada kendala, segera koordinasikan dengan pemerintah pusat agar segera dicari jalan keluarnya," imbuhnya.

(ang/fjr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK