Wagub DKI Positif Covid, Gedung B Balai Kota Ditutup 3 Hari

CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 11:20 WIB
Gedung B di kawasan Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara setelah Wagub DKI Ahmad Riza dinyatakan positif Covid-19. Penutupan berlangsung 3 hari. Ilustrasi. Aparatur Sipil Negara (ASN) berjalan di kawasan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2020. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gedung B di kawasan Balai Kota DKI Jakarta ditutup untuk sementara. Langkah ini dilakukan setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

"Iya [Blok B ditutup sementara]," kata Penjabat [Pj] Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Sri Haryati saat dihubungi, Senin (30/11).


Kendati begitu Sri tak menjelaskan lebih lanjut mengenai detail penutupan yang dilakukan. Ia hanya membenarkan bahwa penutupan dilakukan selama tiga hari.

"Selama 3 hari," sambung dia.

Aturan ini tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020. Dalam Pasal 9 Pergub ini menyatakan bahwa selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung, perusahaan harus membatasi sementara aktivitas bekerja di tempat kerja atau kantor.

Pembatasan dilakukan dengan penghentian sementara aktivitas paling lama tiga hari apabila ditemukan pekerja yang terpapar virus corona.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut peraturan tersebut bukan hanya untuk perusahaan swasta melainkan juga kantor-kantor pemerintahan.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Namun ia mengatakan dalam kondisi yang baik.

"Alhamdulillah, meskipun hasil testing pada Jumat (27/11) kemarin menunjukkan positif COVID-19, kondisi saya tetap dalam keadaan baik dan terkendali," kata Riza dalam keterangan resmi Pemprov DKI Jakarta, Minggu (29/11).

Riza menjelaskan lebih lanjut bahwa dirinya tertular dari stafnya. Staf tersebut, ujar Riza, juga tertular dari klaster keluarga.

"Jadi temuan positif COVID-19 ini adalah dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya. Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun," ujar dia.

(ctr/nma/NMA)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK