Komnas HAM: Foto Taufan Damanik dengan Keluarga Cendana Hoaks

CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2020 21:55 WIB
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik sedang mempertimbangkan langkah yang bakal ditemuh menyikapi beredarnya hoaks foto dirinya dengan Tommy Soeharto. Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa foto dan keterangan di media sosial yang menyebut Komnas HAM adalah boneka keluarga Cendana adalah informasi tidak benar alias hoaks.

Pernyataan resmi tersebut merespons sebuah unggahan foto beserta keterangan bertuliskan, "Pantas selama ini #komnasHAM selalu berseberangan, ternyata Ahmad Taufan Damanik ketua Komnas HAM boneka cendana ... ".


Adapun foto yang disertai keterangan tersebut menampilkan gambar putra bungsu Presiden kedua RI, Tommy Soeharto bersama seorang laki-laki--yang dilingkari dengan garis merah.

"Berita dan foto tersebut tidak benar. Pria yang diberi lingkaran merah dalam foto tersebut bukan Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik," demikian dikutip dari pernyataan resmi Komnas HAM, Kamis (10/12) malam.

Informasi yang diunggah sebuah akun di platform media sosial Facebook itu menuding Komnas HAM adalah boneka Cendana. Akun tersebut melengkapi unggahan dengan menyematkan foto yang menunjukkan seorang pria mengenakan kemeja putih tengah foto berdiri dengan Tommy Soeharto.

Komnas HAM pun memastikan laki-laki itu bukan ketua lembaganya, Ahmad Taufan Damanik. Selain itu Komnas HAM menegaskan bahwa Taufan tidak pernah berfoto bersama anggota keluarga Cendana, termasuk Tommy.

"Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik tidak pernah bertemu atau berfoto bersama dengan anggota keluarga cendana dalam kesempatan apapun," tulis Komnas HAM dalam rilisnya.

Atas kejadian ini, Komnas HAM sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh atau ikut menyebarluaskan berita bohong dan menyesatkan tersebut.

Komnas memastikan bakal selalu bekerja berdasarkan mandat Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan melaksanakan tugas secara independen alias tidak terafiliasi dengan kelompok politik manapun.

"Tapi semata-mata untuk tegaknya hukum yang berlandaskan prinsip hak asasi manusia," tegas pernyataan resmi Komnas HAM.

Sementara Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik tengah mempertimbangkan langkah selanjutnya untuk menindaklanjuti ulah penyebar hoaks.

"Saya sedang mempelajari apakah akan menempuh jalur hukum atau tidak," kata Taufan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/12) malam.

(thr/NMA)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK