Rapid Test Massal di Ambon, Seorang Warga Reaktif Covid Kabur

CNN Indonesia | Selasa, 29/12/2020 14:31 WIB
Dalam kegiatan rapid test massal di Ambon, seorang warga kabur usai terdeteksi reaktif Corona dan enggan menjalani swab. Puluhan warga rapid test masal yang digelar Pemkot Ambon di Jalan Pattimura, Selasa (29/12). (Foto: CNN Indonesia/Said)
Ambon, CNN Indonesia --

Seorang warga di Ambon memilih kabur diam-diam setelah mengetahui hasil rapid test-nya reaktif Covid-19 lantaran takut dibawa petugas untuk menjalani swab, Selasa (29/12).

Pantauan CNNIndonesia,com di jalan Pattimura, Ambon, Selasa (29/12) pukul 10.00 WIT, sebanyak tiga orang dievakusi menggunakan mobil Satuan Polisi Pamong Praja menuju gedung Apotik Valentine di Jalan Setia Budi, Ambon.

Mereka dinyatakan reaktif corona setelah mengikuti rapid test massal yang digelar di jalan. Ketiganya akan mengikuti tes usap atau swab untuk memastikan kondisi mereka bebas dari Virus Corona.


Mobil yang tengah menunggu pasien reaktif corona tersebut sempat tertunda keberangkatan lantaran petugas tengah sibuk mencari seorang perempuan yang kabur setelah dinyatakan reaktif corona.

"Sementara tiga orang ini dibawa lebih dulu, satu orang masih dicari alias kabur," kata seorang petugas Sat Pol PP Kota Ambon, Selasa pagi.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yang meninjau langsung kegiatan rapid test masal meminta petugas mengatur jarak warga yang tengah antre mengikuti program itu di depan mobil ambulans.

"Hari ini, kita terus melakukan sosialisasi penegakan masker, dan kurang lebih 40-an warga tengah terjaring masker, mereka langsung rapid dan kalau reaktif langsung swab,"kata Richard, Selasa (29/12).

Ia menyebut pemerintah kota (Pemkot) Ambon tak henti-hentinya melayani masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan cara melakukan razia masker setiap hari.

"Walau pun tinggal dua hari lagi, kita akhiri tahun 2020, tapi semangat kita terus melayani masyarakat guna memutus mata rantai virus corona," imbuh dia.

Awalnya, petugas menggelar Operasi Yustisi Corona penegakan masker di kawasan jalan Pattimura Kota Ambon Maluku sekitar pukul 09.00 WIT.

Terpantau puluhan sepeda motor yang melintasi kawasan tersebut terjaring razia, mereka yang tak mengenakan masker maupun memakai masker namun menurunkan masker ke bawah dagu langsung ditindak.

Menurut data petugas, 64 orang mengikuti rapid test masal di tempat itu. Sebanyak 17 orang di antaranya dinyatakan reaktif Corona.

Mereka yang dinyatakan reaktif corona langsung diumumkan berdasarkan karta tanda penduduk (KTP). Satu per satu warga yang reaktif dievakuasi petugas ke dalam mobil truk Pol PP yang terparkir di tengah jalan menuju tempat swab yang disediakan pemkot Ambon.

(sai/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK