UPDATE CORONA 29 DESEMBER

Positif Covid-19 Tambah 7.903 Kasus, 251 Orang Meninggal

CNN Indonesia | Selasa, 29/12/2020 15:29 WIB
Di tengah angka kasus covid yang terus naik, pemerintah RI menyebut telah memborong sekitar 426 juta dosis vaksin virus corona (Covid-19) dari seluruh dunia. Ilustrasi virus corona. (iStockphoto/BlackJack3D)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasien positif virus corona (covid-19) di Indonesia per Selasa (29/12) bertambah 7.903 kasus. Penambahan tersebut membuat total kasus positif covid-19 di Indonesia berjumlah 727.122 orang. Angka kematian per hari ini menembus 251 pasien.

Tambahan angka kematian membuat total kematian sebanyak 21.703 pasien. Sementara itu sebanyak 596.783 orang telah dinyatakan sembuh menyusul tambahan pasien pulih hari ini sebanyak 6.805 pasien. 

Jumlah spesimen dalam laporan Kemenkes berjumlah 65.143 spesimen usai pada hari sebelumnya berada di angka 34.796 spesimen. Sementara itu jumlah suspek Covid-19 sebanyak 68.181 setelah pada hari sebelumnya berjumlah 69.156 orang.


Di tengah lonjakan kasus covid-19, pemerintah mengungkapkan rencana vaksinasi. Pemerintah mengklaim telah melakukan pemesanan untuk memborong sekitar 426 juta dosis vaksin virus corona (Covid-19) dari sejumlah perusahaan internasional.

Menkes Budi Gunawan Sadikin mengatakan pembelian vaksin dilakukan guna mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunitas. Nantinya, vaksin tersebut diperuntukkan terhadap 181 juta orang demi mencapai herd immunity. Setiap orang diberikan dua dosis vaksin, sehingga 426 juta dosis yang dibeli.

"Maka total vaksin yang dibutuhkan adalah sekitar 426 juta dosis vaksin," kata Budi dalam jumpa pers yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/12).

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatata hingga saat ini virus corona jenis baru telah menewaskan hampir 1,8 juta jiwa di seluruh dunia dan menginfeksi 80 juta jiwa.

Meski demikian, WHO menilai pandemi covid-19 cukup parah namun bukan yang terburuk. Pasalnya, tingkat kematiannya relatif kecil dibandingkan penyakit lain yang sedang berkembang.

"(Virus corona) telah menyebar di dunia dengan sangat cepat dan berdampak pada setiap aspek di dunia, namun bukan berarti yang terbesar," ujar Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan dalam pengarahan kepada media, dilansir AFP, Selasa (29/12).

(tim/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK