Muhammadiyah: Syekh Ali Jaber Pendakwah Moderat

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 16:19 WIB
Pimpinan Muhammadiyah menyebut keulamaan Syekh Ali Jaber bukan saja pada ilmunya melainkan juga lisan dan tindakannya bisa menjadi teladan umat. Syekh Ali Jaber dikenang sebagai ulama yang bukan saja dijadikan teladan akan keilmuannya melainkan juga lisan dan tindakannya. (Foto: Screenshot via facebook Syekh Ali Jaber)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut kehilangan sosok ulama karismatik, Syekh Ali Jaber. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut, Ali Jaber sebagai pendakwah yang mampu merangkul semua kelompok.

"Almarhum merupakan sosok pendakwah yang moderat dan mampu merangkul semua kelompok," kata Haedar Nashir.

Haedar mengungkapkan, pesan-pesan tablig atau penyampaian ajaran yang dibawa Ali Jaber menyebarkan Islam yang meneguhkan, mendamaikan, dan mempersatukan.


Selain itu, Haedar menilai Ali Jaber merupakan sosok yang tak pernah mengeluarkan pernyataan atau ungkapan-ungkapan yang bersifat kontroversial.

"Keulamaannya bukan hanya pada ilmunya, tetapi lisan dan tindakannya dapat menjadi suri teladan umat. Beliau telah banyak berperan dalam melahirkan generasi penghafal Al-Quran," tutur Haedar dalam keterangan tertulisnya.

Haedar mendoakan Ali Jaber meninggal dalam keadaan khusnul khatimah dan segala amal ibadahnya diterima oleh Tuhan. Ia pun menyampaikan agar keluarga yang ditinggalkan untuk tetap sabar.

Sebelumnya, Pendakwah kelahiran Madinah Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1) pagi. Ia meninggal dunia usai menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) karena positif Covid-19 sejak akhir Desember 2020.

Namun begitu Ustaz Yusuf Mansyur yang mendatangi RS Yarsi, Jakarta usai mendengar kabar duka mengungkapkan, Ali Jaber dalam kondisi negatif virus corona saat meninggal dunia.

"Tapi sudah terlanjur menyerang ke paru-paru dan lain sebagainya. Jadi saat wafat sudah dinyatakan negatif Covid-19," kata Yusuf Mansyur, Kamis (14/1).

Syekh Ali Jaber rencananya akan dimakamkan di kawasan Pesantren Tahfizh Daarul Quran Tangerang--milik Yusuf Mansur. Warga ataupun pengikut diimbau untuk tidak perlu datang ke rumah duka maupun lokasi pemakaman.

Yusuf Mansur menyarankan pengikut Syekh Ali Jaber untuk mendoakan kepergian sang ulama dari rumah masih-masing maupun menggelar ibadah salat gaib.

"Mohon juga, saya mengimbau, kami mengimbau tidak usah ke rumah duka. Tadi Bapak Kapolres, Bapak Dandim [mengatakan] tidak usah ke rumah duka, tidak usah ke pemakaman langsung. Salat ghaib di masjid dan musala masing-masing, kita ngaji-ngaji, doa dari tempat masing-masing," imbau Yusuf Mansur.

(dmi/nma)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK