Demokrat ke Listyo: Jangan Cuma Tajam ke Kanan Tumpul ke Kiri

CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 14:14 WIB
Demokrat menilai selama ini kepolisian kerap tegas kepada yang mengkritisi pemerintah, namun tidak kepada yang dekat dengan kekuasaan. Kabareskrim Polri yang juga calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan). (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K. Harman meminta calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk bisa tegas dalam penegakan hukum kepada pihak-pihak yang dekat dengan kekuasaan.

Menurut Benny, selama ini kepolisian kerap tegas terhadap pihak-pihak yang mengkritisi pemerintah, namun hal serupa tidak terjadi kepada mereka yang dekat dengan pihak penguasa.

"Tadi ada yang mengatakan jangan hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas. Saya tambahkan, jangan hanya tajam ke kanan tapi tumpul ke kiri," ujar Benny dalam uji kelayakan dan kepatutan Listyo di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1).


"Jangan hanya tajam ke pada kami yang ada di luar pemerintahan, sedangkan dengan teman-teman yang ada di dalam kok tumpul dia," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Benny juga meminta penjelasan Listyo mengenai netralitas Polri dalam agenda-agenda politik seperti Pemilu. Sebab, menurut Benny, kepolisian harus netral dalam setiap agenda Pemilu.

"Tugas bapak sebagai pimpinan paling tinggi di institusi ini adalah menjamin netralitas institusi ini. Utamanya dalam agenda politik, pemilu, pilpres, pilkada," tuturnya.

Menjawab pertanyaan Benny tersebut, Listyo mengaku Polri siap berdiri di tengah untuk memberi keadilan. Namun, menurut dia, yang harus diingat adalah kepolisian menindak ujaran kebencian yang berisiko memecah belah bangsa.

"Namun tentu yang harus kami sampaikan, terkait hate speech kalau biasa, kita tegur, tapi yang berisiko memecah belah bangsa kami tidak ada toleransi," kata Listyo.

Menurut dia, hal ini juga sebagai pembelajaran publik untuk dewasa dalam memanfaatkan ruang-ruang siber saat menyampaikan aspirasi.

"Sehingga bisa sama-sama menciptakan kehidupan yang menghormati, mana yang tidak boleh, mana yang ditoleransi. Itu yang harus kita jaga," ujarnya.

(dmi/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK