Dino Patti Djalal: Pencuri Sertifikat Tanah Pakai KTP Palsu

CNN Indonesia
Rabu, 10 Feb 2021 11:00 WIB
Para komplotan pencuri sertifikat rumah memalsukan KTP dengan membayar seseorang untuk dipinjam fotonya. Penasihat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dino Patti Djalal menyebut para pencuri sertifikat rumah ibunya menggunakan KTP palsu. (CNN Indonesia/Natalia Santi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penasihat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dino Patti Djalal mengatakan salah satu cara komplotan pencuri mengambil alih sertifikat rumah ibunya yang berada di Executive Paradise, Antasari, Jakarta Selatan, dengan menggunakan KTP palsu.

Dino menyebut para komplotan tersebut memalsukan KTP dengan membayar seseorang untuk dipinjam fotonya.

"Mereka senjatanya itu, mereka berhasil membuat KTP palsu dari pemilik rumah," kata Dino melalui sambungan telepon, Selasa (9/2) malam.

Dino mengatakan komplotan pencuri ini terdiri beberapa orang, mulai aktor intelektual hingga pelaku lapangan. Ia mengklaim sudah mengantongi nama aktor intelektual di balik pencurian sertifikat rumah milik ibunya tersebut.

"Ini ada otaknya di atas, dan saya tahu otak itu siapa," ujarnya.

Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat era Presiden SBY itu menyebut ada lima rumah milik ibunya yang diincar oleh komplotan pencuri tersebut. Ia mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada aparat kepolisian.

Dino berharap polisi mampu menangkap aktor intelektual di balik pencurian sertifikat rumah.

"Dari lima rumah, tiga sudah saya laporkan. Dua berikutnya akan dilaporkan. Polisi harus bisa mengungkap tuntas. Jangan menangkap kroco-kroconya," katanya.

CNNIndonesia.com sudah berupaya menghubungi Juru Bicara Kementerian ATR/BPN, Teuku Taufiqulhadi, untuk meminta penjelasan terkait peristiwa yang diungkapkan oleh Dino. Namun, yang bersangkutan meminta waktu lantaran sedang ada rapat.

(ryn/fra)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER