12 Terduga Teroris di Jakarta Tak Terafiliasi JAD dan JI

CNN Indonesia | Jumat, 09/04/2021 21:09 WIB
Kabagpenum Polri menerangkan penangkapan di wilayah DKI sejauh ini berbeda dengan kondisi umum bahwa mereka yang ditangkap Densus 88 adalah anggota JAD atau JI. Kabagpenum Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan 12 terduga teroris yang ditangkap di Jakarta belum terafiliasi JAD dan Jamaah Islamiyah (CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) mengatakan bahwa 12 tersangka teroris yang ditangkap di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tak terafiliasi dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) maupun Jamaah Islamiyah (JI).

Diketahui, kedua organisasi itu merupakan kelompok teror yang masih ada di wilayah Indonesia hingga saat ini. Anggota JAD terakhir terlibat dalam bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar pada Minggu (28/3) kemarin.

"Belum terafiliasi dengan kelompok terorisme JAD maupun JI," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/4).


Ia menerangkan para tersangka teroris itu ditangkap lantaran diduga terlibat dalam perencanaan aksi teror tertentu. Kemudian, perbuatan mereka juga telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana terorisme.

Ramadhan mengatakan 12 orang itu tergabung dalam satu kelompok. Hanya saja, tidak diketahui pasti nama organisasi yang menaungi mereka sebagai kelompok teror.

Para teroris tersebut merupakan bagian pengembangan dari penangkapan tersangka Husein Hasni di wilayah Condet, Jakarta Timur.

"Ada kaitannya dengan saudara HH yang ditangkap sebelumnya. Misalnya, saudara W mengetahui dan ikut merencanakan perbuatan bahan peledak tersebut. Dan juga tadi menyiapkan tempat uji coba," tambah dia.

Namun demikian, Ramadhan belum dapat merinci lebih lanjut mengenai barang bukti yang diamankan oleh Densus 88 dalam sejumlah penggeledahan di DKI Jakarta dan sekitarnya.

"(Barang bukti) terkait dengan perbuatan yang dilakukan seperti sebelumnya kami sampaikan adalah bahan-bahan yang digunakan untuk melakukan perbuatan bahan peledak misalnya," tukas dia.

Adapun ke-12 terduga teroris tersebut adalah, HH, ZA, AJ, BS, WJ, NAA, AN, DK, AK, AP, NF dan W. Mereka diduga terlibat dalam rencana aksi teror yang hendak dilancarkan di Ibu Kota.

Sementara itu, Ahmad menyebut, pihak Densus 88 saat ini masih melakukan pemburuan terhadap beberapa buronan terduga teroris lainnya.

(mjo/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK