Unair Uji Praklinik Vaksin Merah Putih ke Hewan dari Amerika

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 08:10 WIB
Tahapan uji praklinik Vaksin Merah Putih oleh Unair sejauh ini tak menunjukkan efek negatif bagi hewan transgenik yang jadi kelinci percobaan. Kegiatan di ruang riset Vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Rabu (12/8/2020). (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Surabaya, CNN Indonesia --

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengungkap Vaksin Merah Putih sejauh ini tak menimbulkan dampak serius pada hewan dalam tahap uji praklinik.

Rektor Unair Surabaya Mohammad Nasih menyebut pihaknya saat ini sedang melalui tahap uji coba pada hewan transgenik. Menurut laporan yang ia terima, uji coba pertama itu berjalan sukses.

"Secara teknis pada laporan terakhir hewan yang disuntik vaksin sehat-sehat saja, tidak ada yang berdampak signifikan," katanya, di Surabaya, Selasa (13/4).


Meski begitu, uji coba terhadap hewan tersebut belum selesai. Apalagi pihaknya sempat mengalami kendala untuk mendatangkan hewan transgenik dari Amerika Serikat.

"Mendatangkan hewan dari Amerika itu ternyata tidak mudah. Waktu yang dibutuhkan panjang. Setelah sampai di Jakarta pun harus dikarantina," ujarnya.

Walhasil, uji coba penyuntikan vaksin kepada hewan transgenik tersebut pun baru bisa dilakukan pada 9 April.

"Mudah-mudahan dua bulan untuk uji coba hewan lancar, sehingga bulan Juli atau Agustus bisa mulai uji klinis," ucap dia.

Nasih pun optimistis Vaksin Merah Putih bisa diproduksi secara massal pada akhir 2021 sebagaimana yang diyakini oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kami berharap itu benar ditepati sehingga pada bulan Oktober atau November 2021 bisa dimanfaatkan," kata dia.

"BPOM sejak awal terlibat secara langsung, sehingga mudah-mudahan tidak ada alasan apapun untuk tidak memfasilitasi kami," imbuhnya.

Berikut 7 vaksin Covid-19 yang akan diedarkan di dalam negeri berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan.Berikut 7 vaksin Covid-19 yang akan diedarkan di dalam negeri berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan. (Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen)

Diberitakan sebelumnya, BPOM berharap akhir 2021 ada Vaksin Merah Putih masuk tahap produksi massal pada akhir 2021.

"Harapan kita memang pada akhir 2021 sudah bisa ada vaksin Merah Putih yang bisa dihasilkan oleh bangsa ini," kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dalam Lokakarya Pengawalan Vaksin Merah Putih, Jakarta, Selasa (13/4).

Dari enam institusi yang mengembangkan Vaksin Merah Putih, dua institusi yang memiliki progres paling cepat ialah Unair dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

BPOM menuturkan vaksin Merah Putih yang dikembangkan Unair saat ini sudah masuk tahap praklinik atau uji pada hewan. Unair mengembangkan vaksin Merah Putih dengan platform virus yang dimatikan atau inactivated virus.

Jika uji praklinik tuntas, tahapan selanjutnya adalah uji klinis pada manusia, sebelum kemudian memasuki tahap produksi jika mendapat izin dari BPOM.

(frd/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK