Jaringan Pipa Air Warga Putus Diterjang Lahar Merapi

CNN Indonesia | Kamis, 15/04/2021 02:39 WIB
Menurut laporan BPBD setempat, pipa air bersih yang rusak berada di wilayah Kaliurang dan Boyong. Jaringan pipa air bersih warga terputus akibat lahar Gunung Merapi (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Jalur pipa air bersih milik warga Padukuhan Kaliurang, Ngepring dan Boyong terputus usai diterjang banjir lahar buntut hujan deras di area puncak Gunung Merapi, Selasa (13/4).

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, lahar hujan ini terjadi di Sungai Boyong pukul 15.13 WIB, Selasa kemarin.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan, di Kaliurang dan Boyong terdapat masing-masing dua pipa yang terputus. Sementara di Ngepring ada satu jalur.


"Dampaknya jaringan pipa air bersih warga putus," kata Makwan kepada wartawan, Rabu (14/4).

Makwan menyebut sejauh ini baru dua jalur pipa saja yang rampung diperbaiki. Sisanya masih dalam proses.

"Jalur pipa menuju Ngepring sudah diperbaiki dan dinaikkan ke tebing kurang lebih tiga meter. Satu jalur lagi yang ke Boyong juga sudah diperbaiki," terang Makwan.

Selain memutus jaringan pipa bersih, lahar hujan juga menghanyutkan bronjong yang dipasang untuk menahan lahar hujan.

Terhitung, ada 25 set bronjong pengaman jaringan yang hanyut.

"Hilang terbawa banjir," tutup Makwan.

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi belum berhenti sejak beberapa pekan terakhir. Awan panas masih terus keluar. Selain itu, ratusan gempa juga terjadi.

BPPTKG mencatat Gunung Merapi mengalami 196 kali gempa guguran pada Minggu (11/4). Gunung Merapi juga tercatat mengeluarkan 26 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 900 meter ke arah barat daya.

(kum/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK