Wagub DKI Pertimbangkan Bongkar Jembatan Kota Paris Jakpus

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 05:03 WIB
Wagub DKI Riza Patria tak ingin gegabah membongkar Jembatan Kota Paris di wilayah Tanah Tinggi dan Kampung Rawa, Jakpus, yang kerap menjadi lokasi tawuran. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku bakal mempelajari permintaan warga untuk membongkar Jembatan Kota Paris yang menghubungkan wilayah Tanah Tinggi dan Kampung Rawa, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku bakal mempelajari permintaan warga untuk membongkar Jembatan Kota Paris yang menghubungkan wilayah Tanah Tinggi dan Kampung Rawa, Jakarta Pusat.

Jembatan tersebut diminta dirobohkan oleh warga setempat lantaran selama ini kerap menjadi lokasi tawuran kelompok pemuda.

"Itu nanti akan kita perhatikan. Tentu apa yang menjadi harapan, keinginan warga, apalagi dalam rangka menghindari mencegah dan meniadakan tawuran tentu menjadi perhatian," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (19/4).


Riza mengaku ingin melihat terlebih dahulu apakah pembongkaran jembatan tersebut akan mengganggu aktivitas warga setempat.

"Tentu akan kita perhatikan bersama dan kita carikan solusi terbaik, sehingga jembatan tetap menjadi tempat penghubung untuk jalan fasilitas umum dan tidak dipergunakan untuk kepentingan yang tidak baik," ujarnya.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu pun meminta kerja sama warga setempat untuk menjaga ketertiban dan kerukunan. Ia berharap agar warga menghindari tawuran.

"Tugas kita semua masyarakat untuk memastikan bahwa anak-anak kita, kita jaga kita pastikan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak baik seperti tawuran, narkoba, miras, dan lain-lain," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan saat ini rencana pembongkaran jembatan itu masih dalam pembahasan.

Menurut Hari, pihaknya tidak bisa asal merobohkan jembatan tersebut sebagaimana permintaan warga. Ada prosedur yang perlu dilalui sebelum pihaknya membongkar sebuah jembatan.

"Kalau memang itu permohonan warga, jadi itu aset nanti dihapus dulu dari KIP-nya kita. Kalau sudah dihapus aset baru nanti kita bongkar," kata Hari.

Hari menyebut pihaknya tidak bisa asal membongkar jembatan tersebut. Menurutnya, perlu melihat lebih lanjut manfaat dari jembatan tersebut. Pihaknya akan membongkar jembatan itu apabila hanya menjadi lokasi tawuran.

"Manfaatnya dulu kan untuk menghubungkan antar kampung. Daripada sekarang lebih banyak mudaratnya tadi ya sudah, dihapus," ujarnya.

Diajukan Tahun Lalu

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan permintaan membongkar Jembatan Kota Paris sudah masuk ke Dinas Bina Marga DKI sejak tahun lalu. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan terkait pembongkaran jembatan tersebut.

"Masih berproses di aset. Kan penghapusan kalau disetujui, baru bongkar, kalau enggak (disetujui) ya enggak dibongkar," kata Irwandi.

Namun, kata Irwandi. menyelesaikan masalah tawuran di wilayah tersebut tak cukup sekadar membongkar jembatan tersebut. Menurutnya, ada sejumlah faktor lain yang menyebabkan daerah itu rawan tawuran.

"Kalau kita bilang sih permasalahannya bukan di jembatannya, masalah lainnya, sosial, ekonomi, budaya. Apa salah jembatannya. Kalau dibilang akses buat tawuran, emang jembatan hilang tawurannya hilang? Kan enggak juga," ujarnya.

(dmi/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK