Desa Bantah Ada Warga Tenggelam di Tambang Emas Maluku Tengah

CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 09:24 WIB
Kabar tentang kematian seorang nenek yang tenggelam saat menambang pasir di maluku Tengah, dibantah oleh pejabat Desa Tamilouw. Warga memadati tambang emas di Maluku (CNN Indonesia/Said)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pejabat Desa atau Negeri Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah Rajak Pawae mengklarifikasi pemberitaan tentang seorang nenek yang dilaporkan tenggelam di tambang emas Pohon Batu. Menurut Rajak, kabar tentang nenek tenggelam itu tidak benar atau Hoaks.

"Nenek yang tenggelam itu tidak benar," kata Rajak saat dihubungi, CNNIndonesia.com. Selasa (20/4)

Rajak bilang selama warga melakukan aktivitas penambangan emas di pesisir pantai belum ada insiden seperti yang diberitakan nenek tenggelam.


"Nenek yang tenggelam tidak ada," tegas Rajak melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan Rajak itu menjawab pertanyaan CNNIndonesia.com melalui pesan pendek soal pemberitaan nenek dan dua bocah tenggelam saat mencari emas. Rajak menegaskan kabar itu tidak benar dan tidak ada bocah dan nenek tenggelam selama mendulang emas temuan warga pesisir pantai Pohon Batu, Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

"Tidak ada itu nenek dan bocah tenggelam,"ujarnya.

Pemberitaan tentang seorang nenek tenggelam itu muncul pada Senin (19/4).

Berita itu, memuat penuturan seorang warga bahwa pada Senin (5/4), ada kabar tentang tenggelamnya seorang nenek dan dua bocah. Namun, usai berita itu muncul, warga melayangkan protes dan membantahnya.

Menurut warga, selama menambang emas belum terjadi insiden orang tenggelam apalagi bocah dan nenek ikut tenggelam dalam pencarian emas.

(sai/ugo)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK