Kemenkes Sebut Vaksinasi Turun Imbas Lansia Enggan Disuntik

CNN Indonesia | Kamis, 06/05/2021 11:39 WIB
Kemenkes menyebut turunnya capaian vaksinasi bukan saja karena jumlah vaksin corona yang terbatas tapi juga rendahnya kesediaan lansia disuntik vaksin. Vaksinasi lansia saat puasa Ramadhan di Hang Jebat, Jakarta Selatan, Rabu (14/4). (CNN Indonesia/Yulia Adiningsih)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut turunnya capaian jumlah vaksinasi harian virus corona (SARS-CoV-2) di Indonesia lantaran masih banyak warga lanjut usia (lansia) yang enggan datang ke fasilitas kesehatan maupun sentra vaksinasi bersama.

Padahal menurut Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, saat ini fokus pemerintah adalah hanya pada vaksinasi lansia dan tenaga pendidik. Selain itu jumlah vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini menurutnya masih cukup terbatas.

"Turun karena jumlah vaksin yang terbatas dan juga lansia yang masih belum banyak yang mau untuk datang ke tempat vaksinasi," kata Nadia melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (6/5).


Nadia mengonfirmasi berkurangnya kunjungan sasaran vaksinasi di fasilitas kesehatan mayoritas datang dari kelompok lansia. Sementara secara beriringan, pemerintah menggenjot vaksinasi terhadap total 21,5 juta lansia yang diharapkan 90 persen rampung akhir Juni.

Untuk itu, Nadia menyebut kementeriannya telah mengakselerasi vaksinasi lansia dengan berbagai upaya. Mulai dari satu anak muda dapat disuntik vaksin jika membawa dua lansia untuk ikut vaksinasi, meminta RT/RW mengadakan vaksinasi massal lansia, hingga membuka sentra vaksinasi di kota-kota besar yang dibantu pihak swasta.

"Ada beberapa daerah lansia tidak datang. Tapi makanya kita suruh RT/RW jemput bola," kata dia.

Sementara data Kementerian Kesehatan terkait capaian vaksinasi menunjukkan grafik fluktuatif selama sepekan terakhir. Dapat dilihat capaian vaksinasi sempat berada di bawah angka 100 ribu selama dua kali.

Serangkaian vaksinasi tersebut tercatat di bawah target Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang berencana menyuntik vaksin hingga 500 ribu dosis per hari.

Rinciannya, dimulai dari 29 April capaian vaksinasi dalam sehari adalah 328.726 dosis. Kemudian 30 April turun menjadi 178.339 dosis, 1 Mei turun menjadi 67.112 dosis. Lalu merosot menjadi 36.867 dosis pada 2 Mei yang bertepatan hari Minggu.

Dilanjutkan 3 Mei kembali naik menjadi 250.002 dosis, selanjutnya 4 Mei 279.286 dosis, dan data terakhir 5 Mei 316.148 dosis.

Infografis - Cara Cek Tingkat Renta Lansia sebagai Syarat VaksinInfografis Cara Cek Tingkat Renta Lansia sebagai Syarat Vaksin. (CNN Indonesia/ Basith Subastian)

(khr/nma)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK