Ganjar Soroti Perayaan Bareng Lebaran & Kenaikan Isa Almasih

CNN Indonesia | Kamis, 13/05/2021 11:22 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut perayaan Idulfitri 1442 Hijriah yang berbarengan dengan Kenaikan Isa Almasih, punya arti penting bagi Indonesia. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (CNN Indonesia/ Damar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah yang dirayakan bersamaan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih pada tahun ini merupakan berkah bagi negara Indonesia.

"Tuhan itu punya rencana sangat luar biasa sehingga untuk Indonesia konteksnya menjadi penting. Pertama, hari ini umat muslim melaksanakan ibadah Salat Ied dan Idulfitri bersama. Kedua, bagi umat nasrani juga memperingati Kenaikan Isa Almasih, harinya sama," katanya usai menunaikan Salat Ied di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah Puri di Semarang, Kamis (13/5).

Menurut Ganjar, peringatan dua hari besar keagamaan pada hari yang sama tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mampu berdampingan dalam beribadah. Serta, bisa mengimplementasikan toleransi dan kebinekaan.


"Hal itu menunjukkan kepada kita semua, o iya rasa-rasanya di antara kita harus saling menghormati, saling menghargai, dan ini berkah untuk Indonesia," ujarnya.

Pada Hari Raya Idulfitri 144 l2 Hijriah, Gubernur Ganjar kembali melaksanakan Salat Ied bersama keluarga di rumah dinas karena masih pandemi Covid-19.

"Dua lebaran ini sama, sama-sama menahan diri, sama-sama semuanya menjaga diri. Kenapa saya dan keluarga memutuskan untuk Salat Ied di rumah karena kondisi. Kondisi di luar yang kemarin pemerintah meminta untuk tidak mudik," katanya.

Selain pandemi Covid-19 yang belum berakhir, munculnya beberapa klaster yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah dan kegiatan lainnya juga menjadi alasan Ganjar.

Oleh karena itu, politikus PDIP ini berpesan kepada masyarakat Jawa Tengah tetap disiplin dan menaati protokol kesehatan agar bisa menuntaskan Covid-19.

"Beberapa klaster yang muncul, ada yang dari mudik, ada yang saat tarawih, dan dari takziah. Dari macam-macam tempat itu kita mesti menjaga diri. Kita tentu sama dengan tahun lalu, pandemi belum tuntas, maka kita harus tuntaskan dengan baik, saling menjaga diri, kerumunannya tidak banyak, kalau berkerumun bisa menjaga jarak, ketat protokol kesehatan, dan seterusnya," ujar Ganjar.

(Antara/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK