UPDATE CORONA 16 MEI

Rangkuman Covid: AstraZeneca Disetop hingga Pemudik Positif

CNN Indonesia | Minggu, 16/05/2021 18:15 WIB
Rangkuman Covid-19 di RI Minggu (16/5) Kemenkes setop penggunaan 448.480 vaksin AstraZeneca hingga direksi Kimia Farma dipecat. Ilustrasi tes antigen Covid-19 untuk pemudik lebaran. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Joko Widodo melarang masyarakat untuk melakukan mudik lebaran 2021. Jokowi menyebut kebijakan itu guna mencegah lonjakan kasus Covid-19 seperti di negara lain.

Menurutnya, Indonesia selalu mengalami peningkatan jumlah kasus Covid-19 usai libur panjang. Dia menyebut jumlah kasus Covid-19 di Indonesia meroket 93 persen setelah masa mudik Idulfitri tahun lalu.

CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, Minggu (16/5) sebagaimana berikut:


1. Kemenkes Setop 448.480 Dosis AstraZeneca 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi dan penggunaan 448.480 dosis vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547.

Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius yang diduga berkaitan dengan AstraZeneca Batch CTMAV547.

Komnas KIPI telah merekomendasikan BPOM untuk melakukan uji sterilitas dan toksisitas terhadap kelompok tersebut karena mereka tidak memiliki cukup data untuk menegakkan diagnosis mengenai penyebab dan klasifikasi dari KIPI yang dimaksud.

Nadia memastikan penghentian hanya berlaku bagi vaksin AstraZeneca batch tersebut. Vaksin AstraZeneca di luar batch tersebut masih boleh digunakan, sehingga masyarakat dianjurkan tak perlu ragu.

2. Harga Vaksin Gotong Royong

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga pembelian vaksin merek Sinopharm melalui PT Bio Farma (Persero) yang akan digunakan untuk vaksin Gotong Royong senilai Rp321.660 per dosis. Sementara, tarif maksimal layanannya sebesar Rp177.910 per dosis.

Penetapan ini tertuang di Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm Melalui Penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin Covid-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.

Penetapan berlaku mulai 11 Mei 2021.

3. Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Menteri BUMN Erick Thohir memecat seluruh direksi PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) buntut dari kasus penggunaan alat antigen bekas yang ditemukan di Bandara Kualanamu, Medan beberapa waktu lalu.

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," ungkap Erick dalam keterangan resmi, Minggu (16/5).

4. Pemudik dan Wisatawan Positif Covid

Sebanyak 24 orang pemudik dinyatakan positif Covid-19 melalui rapid test yang dilakukan polisi di posko-posko penyekatan. Jumlah itu didapatkan dari total 3.250 pemudik yang dites.

"Dari 3.250 kali rapid test yang dilakukan kepada pemudik, 24 dinyatakan positif. Sementara 3.226 orang negatif," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Minggu (16/5).

Terpisah, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan ada dua calon pengunjung Kebun Binatang Bandung positif tertular Covid-19, sehingga tidak diperbolehkan memasuki tempat wisata tersebut.

"Di luar yang mau masuk ada dua orang yang positif," kata Yana.

5. Data Covid 16 Mei

Data harian yang dirilis Satuan Tugas PenangananCovid-19 per hari ini Minggu (16/5) mencatat terdapat penambahan kasuscovid-19 baru sebanyak 3.080 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 3.790 kasus, dan kasus meninggal 126 orang.

Sehingga secara kumulatif, sebanyak1.739.750orang dinyatakan positif terinfeksiviruscorona. Dari jumlah itu sebanyak1.600.857orang dinyatakan sembuh, sementara48.093lainnya meninggal dunia.

(yog/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK