DPRD Tunggu Sepekan Evaluasi Target Agustus Vaksinasi DKI

CNN Indonesia | Kamis, 17/06/2021 02:14 WIB
DPRD DKI Jakarta akan menunggu sepekan sebelum mengevaluasi target vaksinasi Pemprov DKI Jakarta yang diharapkan rampung Agustus 2021. DPRD DKI Jakarta akan menunggu sepekan sebelum mengevaluasi target vaksinasi Pemprov DKI Jakarta yang diharapkan rampung Agustus 2021. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari fraksi Golkar, Basri Baco mengatakan pihaknya bakal menunggu sepekan sebelum mengevaluasi target vaksinasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diharapkan rampung Agustus 2021.

Basri mengatakan waktu evaluasi itu ia patok sebab Pemprov DKI hingga kini belum memberikan penjelasan secara detail untuk merealisasikan target 7,5 juta vaksinasi hingga Agustus.

"Nanti kita tunggu satu minggu ini akan kita coba evaluasi pergerakannya gimana," kata Basri saat dihubungi, Rabu (16/6).


Dia mengatakan Komisi E telah menggelar rapat bersama Dinas Kesehatan DKI untuk merespons situasi kasus Covid-19 yang melonjak sepekan terakhir sejak libur Lebaran. Namun, rapat belum membahas lebih jauh terkait target vaksinasi.

Rapat juga membahas upaya yang akan dilakukan Dinas Kesehatan DKI hingga dua pekan ke depan merespons lonjakan kasus. Basri mengaku sempat protes kepada Pemprov DKI, sebab pihaknya tak menerima pengumuman terkait rencana vaksinasi yang mulai dibuka untuk umum atau warga berusia 18 tahun ke atas.

"Kita tanya mengenai vaksin, sama komunikasi antara Komisi E dengan Dinkes yang kita rasa kemaren kurang baik, sehingga tidak banyak hal-hal yang tidak diinfokan ke Komisi E padahal banyak beredar di masyarakat," katanya.

Sementara itu, kata Basri, dalam rapat Pemprov DKI membeberkan langkah yang telah dilakukan untuk mengejar vaksinasi.

Misalnya, kata dia, Pemprov akan mendorong pusat perkantoran membuka layanan vaksinasi. Bukan saja kepada pegawai, namun terhadap warga secara umum. Posko vaksinasi juga akan terus dibuka di sentra-sentra fasilitas pemerintah seperti puskesmas, rumah sakit, kantor kelurahan, hingga kantor BUMN.

"Bahkan BUMN dan BUMD juga diusulkan untuk menjadi sentra-sentra vaksinasi, kan kita berusaha mendekatkan ke masyarakat lokasi vaksinasi," katanya.

Presiden Jokowi sebelumnya secara khusus memberikan target bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk merampungkan target vaksinasi 7,5 juta warga pada Agustus. Upaya itu dilakukan untuk menciptakan herd immunity bagi warga.

Hal itu disambut optimis oleh Anies. Ia berjanji akan menyuntik vaksin Covid-19 kepada 100.000 orang per hari.

"Insyaallah per hari targetkan 100 ribu rata-rata sehingga di akhir bulan Agustus akan ada 7,5 juta penduduk Jakarta yang sudah mendapatkan vaksin. Sehingga kita bisa berada dalam situasi Insyaallah herd immunity," kata Anies kepada wartawan, Senin (14/6).

(thr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK