BOR Capai 77 Persen, Wisma Atlet Rawat 5.730 Pasien Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 17/06/2021 11:23 WIB
Tingkat keterisian RSD Wisma Atlet Kemayoran mencapai 77,49 persen pada Kamis (17/6) dengan jumlah pasien yang dirawat 5.730 orang. Keterisian tempat tidur Wisma Atlet mencapai 77 persen. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran mencapai 77,49 persen pada hari ini, Kamis (17/6).

Sebelumnya, manajemen Wisma Atlet telah menambah kapasitas 1.400 buah hingga menjadi 7.394 tempat tidur.

Jumlah BOR itu telah mendekati ambang batas aman yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni sebesar 60 persen. Adapun per Kamis (17/6) pukul 08.00 WIB, RSD Wisma Atlet menerima 179 pasien baru, sehingga secara keseluruhan pasien yang dirawat berjumlah 5.730 orang.


"Pasien semula 5.551 orang bertambah 179 orang jadi 5.730 orang," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (17/6).

Aris merinci ribuan pasien yang dirawat di Tower 4,5,6, dan 7 rinciannya 2.861 pasien pria, dan 2.869 pasien wanita. Ia juga merinci, sejak pembukaan Wisma Atlet pada 23 Maret 2020 hingga saat ini.

Jumlah kumulatif pasien covid-19 terdaftar sebanyak 93.578 orang. Dari jumlah itu, 86.835 orang telah dinyatakan pulih dari covid-19, 921 orang dirujuk ke rumah sakit covid-19 lain, dan 92 lainnya meninggal dunia.

Sementara untuk BOR RS di DKI Jakarta dikutip dari https://corona.jakarta.go.id/id/ per pukul 09.35 WIB, secara keseluruhan, untuk tempat isolasi covid-19 BOR RS mencapai 82,3 persen.

Dari total 3.069 tempat tidur, 1.110 diantaranya terisi pasien di ruangan dengan tekanan negatif, dan 1.417 lainnya dirawat di ruangan tanpa tekanan negatif. Sehingga sisa isolasi tinggal 582 tempat tidur.

Untuk Intensive Care Unit (ICU) juga dibagi menjadi dua, yakni ICU dengan tekanan negatif dan tanpa tekanan negatif. Untuk tekanan negatif, BOR ICU mencapai 88,33 persen alias dari 300 tempat tidur yang tersedia, 265 lainnya telah terpakai.

Sementara untuk ICU tanpa tekanan negatif, BOR mencapai 71,52 persen. Dengan rincian, 103 tempat tidur terpakai dari total 144 tempat tidur baik menggunakan ventilator maupun tanpa ventilator.

Selanjutnya, ketersediaan ruang NICU di sejumlah RS rujukan juga semakin menipis. NICU merupakan ruangan khusus bagi bayi baru lahir hingga usia 28 hari. Tercatat, sisa NICU di RS rujukan Jakarta saat ini hanya 10 tempat tidur dari 27 yang tersedia.

Kemudian, untuk PICU atau ruang perawatan intensif di rumah sakit bagi anak dengan gangguan kesehatan serius juga hanya tersisa 9 dari 21 unit yang tersedia.

Sementara untuk unit Perina atau ruang perawatan untuk bayi dengan kondisi yang kurang baik dan memerlukan observasi lebih lanjut masih sisa 58 persen, atau baru 48 tempat tidur dari 113 yang tersedia.

(khr/psp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK