RSUD Tangerang Penuh Pasien, Ratusan Nakes Positif Covid-19

CNN Indonesia | Selasa, 22/06/2021 20:39 WIB
Ruang rawat inap untuk pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang sudah terisi penuh. Tenaga kesehatan kewalahan hingga tumbang. Petugas tenaga kesehatan membawa pasien ke ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/6/2021). (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ruang rawat inap untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, Banten, saat ini sudah terisi penuh atau melebihi kapasitas. Bahkan ruang rawat intensive care unit (ICU) mencapai 93 persen.

Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani mengatakan dari kapasitas sebanyak 120 ruang inap pasien Covid-19 hingga kini sudah terisi penuh tidak tersisa.

"Untuk total ruang inap khusus pasien Covid-19 dan ICU ada 120, dengan kondisi sudah terisi semua," katanya, seperti dikutip Antara, Selasa (22/6).


Hilwani mengatakan kelebihan kapasitas pada ruangan inap dan ICU pasien Covid-19 disebabkan peningkatan kasus beberapa pekan terakhir. Selain itu, banyak pula fasilitas kesehatan lain yang mengirimkan pasiennya ke RSUD Kabupaten Tangerang sebagai rujukan.

"Memang pada pekan terakhir ini, di wilayah kita kasus Covid-19 meningkat drastis, bahkan pasien yang menunggu di IGD sudah ada 26 orang untuk dirawat," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut pihaknya berupaya menerapkan sistem seleksi bagi pasien khusus Covid-19. Pasien yang bisa dirawat di rumah sakit hanya orang dengan gejala berat.

"Selain sistem seleksi, kita saat ini sudah melakukan penambahan ruang transit atau cadangan dengan membangun tenda darurat khusus pasien COVID-19," tuturnya.

Selain itu, banyak juga nakes di wilayah Kabupaten Tangerang khususnya di RSUD rujukan, yang terjangkit virus corona. Kondisi ini membuat rumah sakit kekurangan sember daya manusia bidang kesehatan.

Nakes Kewalahan

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai kekurangan nakes untuk penanganan Covid-19, termasuk keterbatasan ruang perawatan pasien.

"Kurangnya tenaga kesehatan dan juga ruang perawatan yang terbatas membuat kami sedikit kewalahan dalam kondisi seperti ini di Kabupaten Tangerang. Namun kami sudah menyiapkan beberapa rencana untuk mengantisipasi penanganan kasus Covid-19 itu," kata Muchlis di Tangerang.

Dia mengatakan dari total 11.524 ribu nakes di Kabupaten Tangerang, ratusan di antaranya terpapar virus corona.

"Bahkan, sudah ada sekitar ratusan orang yang terdiri atas dokter dan perawat terinfeksi positif Covid-19," katanya.

Ia menjelaskan pada pertengahan Juni, penambahan kasus di Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan yang signifikan dengan lonjakan kasus harian terhitung hampir mencapai 400 kasus terjadi.

"Saat ini jumlah total di ICU sudah 83 terisi atau 92 persen, tempat isolasi RS sudah terisi sekitar 813 atau 85 persen, kemudian tempat isolasi di Hotel yasmin khusus singgah pasien Covid-19 terisi sebanyak 240 atau 112 persen," katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang per tanggal 22 Juni 2021, angka kasus positif COVID-19 saat ini sudah mencapai 11.928 orang, kemudian pasien sembuh sebanyak 11.091 orang, pasien yang menjalani perawatan sebanyak 145 orang, pasien isolasi sebanyak 422 orang, dan jumlah kasus pasien meninggal sebanyak 264 orang.

Infografis - Nama-nama baru varian virus CoronaInfografis - Nama-nama baru varian virus corona. (CNN Indonesia/Fajrian)
(Antara/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK