Calon Paskibraka Asal Sulbar Gagal Usai Positif Covid-19

CNN Indonesia | Jumat, 30/07/2021 08:25 WIB
Calon Paskibraka asal Sulbar gagak karena dinyatakan positif Covid berdasarkan tes. Pihak keluarga tak terima, sehingga terjadi keributan. Christina gagal menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari Sulawesi Barat (Sulbar) karena positif virus corona (Covid-19) beberapa jam sebelum berangkat ke Jakarta. Ilustrasi (Arsip Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Christina gagal menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari Sulawesi Barat (Sulbar) karena positif virus corona (Covid-19) beberapa jam sebelum berangkat ke Jakarta.

Keluarga pun tak terima karena posisi Christina digantikan oleh calon Paskibraka lainnya. Sebelumnya, Christina telah dilepas secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar.

"Saya tidak mau menuding siapapun, tapi saya curiga ada sesuatu yang terjadi, yang saya tidak tahu gambarkan dengan kata-kata," kata paman Christina yang bernama Habel Salta, dikutip dari CNNIndonesia TV, Kamis (29/7).


Christina menjalani tes swab PCR dua hari setelah gagal berangkat. Tes itu menyatakan sang calon Paskibraka negatif Covid-19. Keluarga pun semakin tidak terima.

Dalam rekaman video, keluarga Christina mendatangi pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mamasa. Mereka terlibat keributan usai memprotes keputusan pemerintah daerah membatalkan keberangkatan Christina.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamasa Kabul Dewani mengaku kaget atas kegagalan Christina padahal sudah dilepas secara resmi dalam acara yang dipimpin gubernur.

"Jujur kami kaget dan hampir tidak percaya kenapa bisa sudah dilepas Pak Gubernur tiba-tiba ada pembatalan. Tetapi melihat alasannya, ya kita mau apa," kata Kabul.

Setelah keributan, Dispora Mamasa memutuskan untuk mendampingi keluarga Christina ke Dispora Sulbar. Mereka meminta penjelasan atas kegagalan Christina menjadi calon Paskibraka.

Christina pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dirinya selama ini. Ia menyebut kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran untuk semua pihak.

"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang membantu saya, pemerintah daerah, keluarga, dan netizen yang tidak henti-hentinya memberi support. Biarlah kejadian ini menjadi pelajaran buat kita semua," kata Christina.

Sebanyak 34 orang calon Paskibraka dari 34 provinsi telah berkumpul di Jakarta, Rabu (28/7). Mereka menjalani pelatihan sebelum dilantik untuk bertugas pada Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di Istana Kepresidenan.

(dhf/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK