Kemendikbudristek Tunda Asesmen Nasional di Sejumlah Daerah

CNN Indonesia | Senin, 02/08/2021 18:39 WIB
Kemendikbud menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) di daerah-daerah yang belum bisa menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (kemendikbudristek) mengatakan akan menunda Asesmen Nasional (AN) bagi daerah dengan kasus Covid-19 yang belum aman untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

"Ditunda sampai kondisi pandeminya membaik. Ini ditunda bisa jadi sampai awal tahun depan ya. Jadi tidak memaksakan harus semua daerah [AN] tahun ini," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbudristek Anindito Aditono kepada CNNIndonesia.com, Senin (2/8).

Kemendikbudristek awalnya merencanakan AN dilaksanakan mulai September tahun ini. Namun jadwal itu kemungkinan diundur bagi beberapa daerah karena kondisi pandemi yang meningkat kembali.


Anindito mengatakan pelaksanaan AN nantinya akan menyesuaikan pelaksanaan PTM di sekolah. Artinya, sekolah yang diizinkan PTM bakal melaksanakan AN.

Kebijakan PTM sendiri saat ini masih mengikuti aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkaat (PPKM), dimana daerah yang menerapkan PPKM Level 3 dan 4 harus melakukan pembelajaran daring.

"Jadi akan dinamis sesuai perkembangan kondisi pandemi. Tidak serentak secara nasional, kecuali jika pandemi sudah terkendali di semua daerah. Pada prinsipnya, daerah yang sudah boleh melaksanakan PTM terbatas juga boleh melaksanakan AN," tutur Anin.

Anin mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun jadwal pasti pelaksanaan AN bagi daerah yang aman melakukan kegiatan tatap muka.

AN merupakan asesmen pengganti Ujian Nasional (UN) yang baru akan dilaksanakan pertama kali tahun ini. AN sempat tertunda ketika tahun pertama pandemi memasuki Tanah Air.

AN terdiri dari tiga asesmen, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang terdiri dari literasi dan numerasi, Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. Asesmen dilaksanakan dengan berbasis komputer.

Sementara pelaksanaan PTM yang tadinya diwacanakan pada Tahun Ajaran 2021/2022 juga harus tertunda di sebagian daerah karena penerapan PPKM Level 3 dan 4.

Banyak daerah yang tadinya sudah bersiap membuka sekolah pun membatalkan niatnya hingga waktu yang belum ditentukan.

(fey/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK