Mahyeldi soal Sumbar Tak Patuh Prokes: Orang Bosan Bermasker

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 19:31 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan pihaknya akan terus bekerja meski mendapat rapor merah dari Satgas Covid-19 terkait kepatuhan menerapkan prokes. Gubernur Sumbar Mahyeldi tak ambil pusing dengan penilaian Satgas Covid-19 soal kepatuhan menerapkan prokes di Sumbar. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Padang, CNN Indonesia --

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah tak ambil pusing dengan penilaian Satgas Penanganan Covid-19 terkait kepatuhan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sumbar masuk tiga besar provinsi yang tak patuh dalam memakai masker dan menjaga jarak. Dua provinsi lainnya adalah Gorontalo dan Maluku Utara.

Mahyeldi menyebut jika dilihat masyarakat sudah bosan memakai masker. Bahkan, ia melihat sejumlah orang di Jakarta tak mengenakan masker saat beraktivitas.


"Kalau dilihat di Indonesia sekarang kan orang juga sudah bosan juga pakai masker. Tapi kebosanan-kebosanan saja. Bahkan di Jakarta sendiri. Saya ketemu aja di Jakarta ada orang-orang tidak bermasker," kata Mahyeldi di Istana Gubernur Sumbar, Kamis (5/8).

Mahyeldi tak mempermasalahkan penilaian tersebut. Namun, ia juga meminta penilaian tersebut diikuti dengan solusi.

"Siapapun bisa menilai, jadi kalau mau menilai, silakan saja. Silakan menilai, tapi beri solusi," sebut Mahyeldi.

Politikus PKS itu memastikan pihaknya akan terus bekerja dalam menangani pandemi virus corona. Ia juga akan mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh prokes.

"Biarkan saja dikritik, yang penting kita tetap kerja," ujarnya.

Sebelumnya, Satgas Covid-19 mengungkap data kepatuhan warga dalam menggunakan masker dan menjaga jarak berdasarkan desa dan kelurahan. Ada tiga provinsi dengan nilai rendah, yakni Gorontalo, Sumbar, dan Maluku Utara.

(nya/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK