Ustaz A Tewas Ditembak Berprofesi Buka Pengobatan Alternatif

CNN Indonesia | Minggu, 19/09/2021 17:13 WIB
Ustaz A yang tewas ditembak orang tak dikenal di Tangerang, dikenal ramah dan kerap membantu orang-orang yang membutuhkan pengobatan alternatif. Pemakaman Ustaz A yang tewas ditembak orang tak dikenal di Tangerang, Banten. (CNN Indonesia/Eko)
Tangerang, CNN Indonesia --

Ustaz A korban penembakan oleh orang tak dikenal di RT 02/05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dikenal sering membantu masyarakat ketika ada yang meminta bantuan pengobatan. Dia membuka pengobatan alternatif.

Ketua RW 05 Ahmad Mangku mengungkapkan korban dikenal orang baik dan menjadi tokoh agama, ia pun menjadi Ketua Majelis Taklim Jami'l Nurul Yaqin untuk pria.

"Cuma mungkin untuk profesi seperti paranormal suka bantu orang kayak yang kurang sehat," ujar Ahmad saat dimintai keterangan oleh CNNIndonesia.com di rumah duka, Minggu (19/9).


Ahmad menyebutkan korban menekuni profesi pengobatan alternatif sejak masih lajang. Ia mengatakan korban sempat mengenyam pendidikan di pondok pesantren Yogyakarta.

Meski demikian, ia tidak begitu mengetahui apakah korban mempunyai musuh atau tidak. Ahmad melanjutkan sejak pandemi Covid-19 melanda, pengobatan alternatif yang dilakoni oleh korban sudah sepi. Selain itu, 9 bulan terakhir korban sempat mengeluhkan penyakit asam lambung.

"Saya kurang tahu [punya musuh atau tidak] karena itu, kan internal dia, tapi yang jelas ngeluh setelah corona ini tamu enggak ada, tambah lagi 9 bulan terakhir sakit lambung, kondisi begini ekonomi lagi menurun," ungkapnya.

Santos, kakak korban mengungkapkan ia jarang sekali bertemu adiknya. Dalam sebuah kesempatan ia sempat ingin bertemu korban namun berhalangan. 

"Kalau saya jarang ketemu setahun sekali. Pas kemarin saya mau ketemu ada halangan, dia paling dekat sama saya. Kalau ada masalah apapun, sekecil apapun ngomong. Karena saya dapet kabar jam 9 kirain saya ada masalah apa," katanya.

"Orangnya baik sama warga sama masyarakat," imbuh Santos.

Ustaz A merupakan anak ke empat dari lima bersaudara. Santos bertutur korban tewas dengan meninggalkan tiga orang anak.

A tewas ditembak oleh orang tak dikenal pada Sabtu (18/9) sore. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut Ustaz A ditembak setelah menunaikan Salat Maghrib. Polisi masih memburu pelaku penembakan.

(ekm/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK