Formula 1

Ketika Nyawa Pembalap F1 Dihargai Murah

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Rabu, 29/10/2014 13:30 WIB
Ketika Nyawa Pembalap F1 Dihargai Murah Pebalap Ferrari Fernando Alonso merupakan salah satu pebalap F1 dengan gaji terbesar. Pendapatan pebalap F1 masih kalah besar dari atlet-atlet olahraga lainnya. (REUTERS/Max Rossi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak pembalap F1 yang meninggal di atas sirkuit. ESPN mencatat, total ada 36 pembalap yang meninggal sejak F1 kali pertama digelar pada 1950. Pembalap terakhir yang meninggal adalah Ayrton Senna pada GP San Marino 1994.

Dengan kecepatan mobil bisa mencapai 371 kilometer per jam, ajang Formula 1 (F1) memang dianggap sebagai salah satu olahraga berbahaya di dunia.

Sejak meninggalnya Senna, tingkat keselamatan F1 jauh lebih baik. Namun, tetap banyak kecelakaan hebat terjadi. Kecelakaan pembalap Marussia, Jules Bianchi, pada GP Jepang, 5 Oktober lalu, menjadi contoh teranyar.


Meski harus mempertaruhkan nyawanya di setiap balapan, pembalap F1 ternyata mendapat bayaran cukup murah ketimbang atlet-atlet cabang olahraga lainnya.

Dalam laporan Forbes, hanya ada satu pembalap F1 yang mampu menembus daftar 20 besar atlet dengan pendapatan terbesar pada 2014, yakni Lewis Hamilton. Berada di urutan 19, total pendapatan pembalap Mercedes itu mencapai US$32 juta, dengan US$29 juta di antaranya berasal dari gaji dan bonus tahunan.

Pendapatan Hamilton kalah jauh dari atlet-atlet seperti Floyd Mayweather Jr (tinju), Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi (sepak bola), LeBron James dan Kobe Bryant (bola basket), Tiger Woods dan Phil Mickelson (golf), serta Roger Federer dan Rafael Nadal (tenis).

Bahkan pendapatan Hamilton kalah jauh dari pemain sepak bola Amerika Serikat (NFL), Matt Ryan. Gaji tahunan pemain Atlanta Falcons itu hampir dua kali lipat dari yang didapat Hamilton. Ryan saat ini menduduki peringkat 10 atlet berpendapatan terbesar versi Forbes. Padahal, NFL hanya populer di Amerika Serikat.

Gelar atlet dengan pendapatan terbesar hingga kini masih dipegang Mayweather. Petinju asal Amerika Serikat itu berhasil mendapatkan US$105 juta dalam satu tahun terakhir.

Kesenjangan

Berdasarkan laporan Business Book GP2014, tiga pembalap F1 dengan gaji tertinggi adalah Fernando Alonso (Ferrari), Kimi Raikkonen (Ferrari), dan Sebastian Vettel (Red Bull Racing). Ketiganya sama-sama mendapatkan gaji €22 juta.

Kesenjangan gaji pembalap F1 musim ini kontras terlihat dan bahkan terjadi dalam satu tim. Kesenjangan itu terjadi di tim Red Bull Racing, McLaren, dan Mercedes.

Jika Vettel mendapatkan gaji €22 juta per tahun, maka rekan setimnya di Red Bull, Daniel Ricciardo, hanya mendapatkan €750 ribu per tahun. Dengan demikian, gaji Vettel lebih besar 29 kali lipat daripada Ricciardo.

Menariknya, prestasi Ricciardo lebih mentereng daripada juara dunia F1 empat kali tersebut. Ricciardo sukses meraih tiga kemenangan dan empat posisi podium lainnya. Sedangkan Vettel baru mampu mengoleksi empat posisi podium musim ini.

Kesenjangan juga terjadi di tim McLaren. Dengan €16 juta per tahun, Jenson Button mendapat gaji 15 kali lipat lebih besar daripada rekan setimnya, Kevin Magnuseen, yang hanya mendapatkan €1 juta per tahun.

Dua pembalap Caterham, Marcus Ericsson dan Kamui Kobayashi, mendapatkan gaji terendah. Keduanya hanya mendapatkan €150 ribu per tahun dari tim yang sedang menghadapi krisis finansial tersebut.

Daftar gaji pembalap F1:

1. Fernando Alonso / Ferrari / €22 juta
=  Kimi Raikkonen / Ferrari / €22 juta
=  Sebastian Vettel / Red Bull Racing / €22 juta
4. Lewis Hamilton / Mercedes / €20 juta
5. Jenson Button / McLaren-Mercedes / €16 juta
6. Nico Rosberg / Mercedes / €12 juta
7. Felipe Massa / Williams / €4 juta
=  Nico Hulkenberg / Force India / €4 juta
9. Romain Grosjean / Lotus / €3 juta
=  Pastor Maldonado / Lotus / €3 juta
=  Sergio Perez / Force India / €3 juta
12. Adrian Sutil / Sauber / €2 juta
13. Kevin Magnuseen / McLaren / €1 juta
=  Valtteri Bottas / Williams / €1 juta
15. Daniel Ricciardo / Red Bull / €750 ribu
=  Jean-Eric Vergne / Toro Rosso / €750 ribu
17. Jules Bianchi / Marussia / €500 ribu
18. Esteban Gutierrez / Sauber / €400 ribu
19. Daniil Kvyat / Toro Rosso / €250 ribu
20. Max Chilton / Marussia / €200 ribu
21. Marcus Ericsson / Caterham / €150 ribu
=  Kamui Kobayshi / Caterham / €150 ribu