"Sekarang bukan zamannya lagi seorang menteri melakukan penunjukkan. Tidak harus berdasarkan lelang. Ya nanti kalau misalnya ada mantan atlet yang visioner, punya visi dan misi yang bagus, serta punya kompetensi, ikut saja (proses pencalonan)," katanya kepada CNN Indonesia, Selasa siang (17/2).
Sebelumnya, dalam konferensi pers yang bertajuk "Menilai 100 Hari Kinerja Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga)" di Gedung Kompas Gramedia, Senin siang (16/2), Forum Komunikasi Mantan Atlet Nasional (FK MAN) menyuarakan keinginan untuk terlibat dalam pembenahan olahraga Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya enggak mau menyebutkan namanya. Tapi Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi) pasti harus mengumumkan ke publik.
Gatot sendiri tidak mempermasalahkan pernyataan Taufik Hidayat yang mengkhawatirkan Kemenpora dihuni oleh sedikit orang yang berlatar belakang olahraga.
Namun Gatot menilai hal tersebut tidak menjadikannya tidak dapat mengatur masalah olahraga.
"(Bagi saya) itu (Jabatan di Kemenpora) adalah bagaimana melakukan perbaikan terhadap manajemen tata kelola infrastruktur." (vws)