"Ini tidak bisa dibiarkan terus terjadi. Dengan penuh rasa hormat kepada seluruh yang hadir, saya bisa menyimpulkan apa yang terjadi," ucap van Oostveen seperti dikutip dari Goal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sistem dimana setiap negara memiliki kekuatan suara yang sama, maka Blatter memang tidak perlu bersusah-payah meyakinkan negara Eropa yang memang sudah bersebrangan dengan dirinya.
"Sistem yang ada saat ini seperti racun dan kita harus terus lanjutkan protes ini," tutur van Oostveen.
"Kami sepertinya harus mengambil sebuah kertas kosong dan membuat organisasi FIFA baru. Saya tahu, di luar Eropa, di Amerika, Kanada, Australia, dan sejumlah negara Asia ada orang-orang yang berpikiran sama dengan kami," ucapnya menambahkan.
Protes terhadap terpilihnya kembali Blatter memang tidak serta-merta memadamkan semangat perlawanan. Para negara kontra-Blatter justru makin gigih dalam melengserkan Blatter.
Salah satu cara yang tercetus adalah dengan memboikot Piala Dunia 2018.
"Saya hanya bisa menegaskan bahwa pemboikotan baru bisa memiliki dampak ketika aksi ini diambil secara kolektif. Di situlah kita semua bisa memberikan sebuah penegasan," ujar van Oostveen.
"Ide tentang turnamen independen yang terpisah dari Piala Dunia juga menarik untuk dibicarakan." (ptr/ptr)