Seperti dilansir Telegraph, pelatih asal Portugal itu menyebut dirinya pun menjadi salah satu dari korban skandal korupsi di tubuh FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mourinho mengaku semula dirinya merasa tak ada yang aneh dengan hasil pemilihan pelatih terbaik dunia tersebut. Namun, kecurigaan itu datang karena laporan dari salah satu mantan pemainnya yang juga kapten sebuah timnas.
Saat itu, Mourinho merupakan salah satu kandidat dari tiga finalis pelatih terbaik dunia. Sayang, gelar itu jatuh kepada Del Bosque dengan selisih suara yang tak terlalu signifikan dengan Mourinho.
"Tetapi dalam daftar yang dipublikasikan, yang muncul justru nama pelatih lain dan bukan nama saya," kata Mourinho melanjutkan.
Bukan hanya itu, para pelatih timnas yang kebetulan mengenal dan memilih Mourinho pun menelepon dan memastikan hal yang sama.
Mereka semua mengaku telah memilih Mourinho, namun dalam hasil yang dipublikasikan FIFA ternyata berbeda. (kid/kid)