1. Penampilan Terbanyak Uruguay
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan sebuah negara tidak bisa mengikuti Copa America cukup bervariasi. Salah satu yang paling sering adalah masalah keamanan, baik di negara peserta ataupun tuan rumah.
2. Rekor Gol Argentina
Tim Tango hingga kini masih tercatat sebagai tim tersubur di pentas Copa America. Dari 39 keikutsertaan di Copa America, Argentina sudah mencetak 422 gol. Rata-rata gol Argentina di Copa America adalah 2,44 gol per pertandingan.
Argentina unggul 35 gol dari Brasil. Disusul Uruguay dengan 384 gol, Chile 24 gol, dan Paraguay 241 gol.
3. Kemenangan Terbesar
Skor kemenangan terbesar di Copa America hingga kini masih dipegang timnas Argentina, ketika mengalahkan Ekuador 12-0 pada Copa America 1942.
Pada pertandingan di Stadion Centenario, 22 Januari 1942, itu Jose Manuel Moreno berhasil mencetak lima gol, Herminio Masantonio menyumbang empat gol, sedangkan Enrique Garcia, Adolfo Pedernera, dan Angel Perucca sama-sama mencetak satu gol.
Ekuador menjadi bulan-bulanan di turnamen tersebut, dengan hanya mencetak empat gol dan kebobolan 31 kali. Masantonio dan Moreno menjadi top skor bersama dengan torehan tujuh gol.
4. Juara Beruntun
Timnas Argentina juga memiliki rekor sebagai satu-satunya tim yang mampu menjuarai Copa America tiga kali beruntun. Hal itu terjadi sepanjang 1945 di Chile, 1946 sebagai tuan rumah, dan 1947 di Ekuador.
Alasan kenapa rekor juara beruntun Argentina susah dikalahkan adalah Copa America saat ini selalu digelar dalam kurun waktu empat tahun sekali. Dengan begitu, momen dan komposisi satu tim juara akan berubah di turnamen berikutnya.
5. Pemain Tersubur
Dua legenda sepak bola Amerika Selatan, Norberto Mendez (Argentina) dan Zizinho (Brasil), merupakan dua pemain paling subur sepanjang sejarah Copa America. Keduanya sama-sama mengoleksi 17 gol.
Keduanya unggul dua gol atas Teodoro Fernandez (Peru/15 gol) dan Severino Varela (Uruguay/15). Sedangkan Ademir (Brasil), Gabriel Batistuta (Argentina), Jairzinho (Brasil), Jose Manuel Moreno (Argentina), dan Hetor Scarone (Uruguay), sama-sama mencetak 13 gol. (har/har)