Berburu Bola Golf di Danau, Cara Baru Jadi Kaya

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Senin, 22/06/2015 20:33 WIB
Berburu Bola Golf di Danau, Cara Baru Jadi Kaya Bola golf sering kali terjatuh ke danau. Dalam satu danau di tempat lapangan golf, bisa terdapat hingga 5000 bola. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mengenakan baju selam yang mengilat karena basah dan duduk di belakang kemudi mobil golf, Sam Harrison mengakui ia terlihat seperti ikan paling aneh yang pernah Anda lihat.

Namun, ketika menyelami danau, laki-laki berusia 22 tahun itu adalah pemburu harta karun dengan naluri seperti ikan hiu, yang mampu memburu mangsa di dalam air dengan dalam jarak pandang dan suhu yang minim.

Dalam kasus ini, mangsanya adalah bola golf. Dan dengan perkiraan 300 juta bola hilang di Amerika Serikat tiap tahunnya, Anda bisa mendapatkan uang yang banyak dari sana -- jika bersedia mengambil resiko.


Bayangkan berenang dalam lumpur bersama rumput liar, pecahan botol, lintah, ular air, bahkan buaya. Semua itu sudah cukup menjadi bayangan betapa bahayanya berburu bola golf.

Bahkan bagi pegolf terbaik dunia, 'Island Green', sebuah semenanjung berukuran hanya 120 meter dan dikelilingi oleh air, adalah sebuah mimpi buruk. Namun bagi para penyelam bola golf, tempat tersebut adalah tambang emas.

Namun apakah pekerjaan menyelam untuk bola golf tersebut benar-benar menguntungkan?

"Rata-rata, Anda akan menemukan 5.000 bola per danau," kata Harrison yang juga seorang bankir di London.

"Katakanlah kami menjual bola yang kami temui rata-rata 75 sen," ucap salah satu pendiri Lake Ball Diving tersebut seperti yang dikutip dari situs CNN, Senin (22/5). "Itu akan memberikan kita 2500 pound sterling (kurang lebih 52 juta rupiah)," katanya memperkirakan bahwa dalam setahun ia bisa mendapatkan hingga 100.000 pound sterling.

Ceritanya sama seperti di Amerika Serikat, menurut Paul Lovelance yang pernah menyelam untuk 'emas putih' selama tiga dekade terakhir.

"Saya kira semua orang memiliki impian menyelam untuk mencari harta yang tenggelam -- dan itu yang pada dasarnya kami lakukan setiap hari," ucap laki-laki berusia 54 tahun pemiliki Golf Ball Paul.

"Ini kesenangan yang timbul karena berburu."

Tangkapan paling berharga adalah bola bertipe Titleist Pro V1. Jika mendapat bola tersebut dari dasar danau yang penuh lumpur, maka Anda tahu bahwa itu adalah hari baik.

"Sebuah Titleist yang sempurna? Anda dapat mengecernya seharga 2 dolar," ujar Lovelance.

Akan tetapi, ia dan Harrison pun memiliki biaya yang ditanggung untuk penyelaman. Lapangan golf memberikan tarif 7 sampai 10 sen untuk setiap bola yang mereka dapat. Dan tarif tersebut dapat dengan cepat pula mencapai ratusan dolar, sesuai jumlah bola yang ditangkap.

Begitu Anda berada di dalam air, beruntung jika Anda dapat melihat lebih banyak ketimbang kaki Anda, dan Lovelace memiliki sepotong nasehat untuk para penyelam baru. "Jika Anda menggenggam sesuatu di bawah sana dan itu tidak bulat -- jangan diambil!" ucapnya.

Di bagian dunia yang lain, resikonya jauh lebih ekstrem. Tahun lalu, Jacques van der Sandt (29) terbunuh oleh seekor buaya usai mengambil sebuah bola golf dari sebuah taman nasional di Afrika Selatan. Sementara di Florida, Steve Martinez (51) tergigit oleh buaya saat sedang menyelam dalam sebuah klub.

Di Inggris Raya, Harrison seringkali berhadap-hadapan dengan ular air. "Terkadang Anda dapat melihat ular tersebut menghampirimu," ujarnya sembari menambahkan bahwa ia biasanya menyelam dalam kegelapan yang pekat dengan cahaya berkabut.

Tapi, mungkin yang paling mengkhawatirkan adalah air itu sendiri. "Pada beberapa tempat, sebuah danau tak lebih dari selokan," tutur Harrison. "Anda dapat terkena penyakit, jadi Anda harus mengenakan pelindung kepala yang menyatu dengan pakaian, jad tak ada penyakit yang dapat menembus Anda."

"Jangan salah paham, saya tentu lebih suka menyelam di Laut Merah. Melihat beberapa ikan yang indah dibandingkan botol-botol rusak.

"Tapi secara keseluruhan saya dapat menikmatinya." (vws)