"Bagaimanapun, mereka adalah ganda nomor satu dunia saat ini. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin terutama di game pertama," tutur Viljoen ketika ditemui seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang demikian, namun saya optimistis bahwa di masa depan akan ada pebulutangkis asal Benua Afrika yang bisa masuk dalam jajaran 10 besar dunia."
Viljoen menyebutkan, antusiasme para generasi muda Afrika Selatan untuk bermain bulutangkis semakin meningkat. Hal itulah yang menjadi dasar optimisme Viljoen.
"Banyak pemain-pemain muda berbakat dan yang dibutuhkan oleh mereka semua adalah jam terbang dengan banyak mengikuti kompetisi," ucap Viljoen.
Pada tahun ini, Malan/Viljoen berkiprah di sejumlah turnamen yang berlangsung di benua Afrika, seperti Uganda International, Mauritius International, dan Lagos International.
Saat ini, Malan/Viljoen sendiri duduk di peringkat 93 dunia. Mereka berhasrat untuk bisa terus melesat menembus jajaran peringkat yang lebih tinggi.
Dengan memiliki peringkat yang lebih tinggi, maka Malan/Viljoen akan memiliki kans yang lebih besar untuk ikut turnamen dengan level di atas kategori turnamen international.
"Karena itulah kami sering melakukan pemusatan latihan di Denmark. Morten Frost pernah melatih kami dan kami menggunakan hubungan kekerabatan itu untuk mendapatkan kesempatan latihan di sana," ujar Malan. (ptr)