"Arema memang tim yang kuat, mereka paham taktik dan sesuai dengan kualitas para pemainnya yang mengandalkan kecepatan. Tapi bukan berarti kami menyerah sebelum bertanding," kata Benny seperti saat dihubungi oleh CNN Indonesia melalui sambungan telepon, Jumat siang (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai strategi permainan, Benny mengaku akan bermain dengan mengikuti irama permainan Arema nanti.
Dalam pertemuan terakhir, Sriwijaya FC kalah kalah 1-3 melawan Arema dalam pertandingan lanjutan Grup B Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan (5/9).
Meski begitu, Sriwijaya sama sekali merasa tak gentar melawan Arema. "Tidak asing lagi, masing-masing mengenal satu sama lain," kata manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, kepada para awak media di Hotel Century, Selasa sore (29/9).
"Ya kami sudah sangat biasa main di Malang, ini bukan hal baru atau perlu persiapan yang luar biasa." (vws)