Sebelumnya, sumber Media Inggris, The Times, mengklaim bahwa para petinggi Mercedes mulai gerah dengan gaya hidup jetset Hamilton yang dipenuhi pesta, minuman keras, dan juga perjalanan mewah ke seluruh dunia. Mereka bahkan diberitakan akan mempertimbangkan melepas Hamilton karena hal itu.
Ketika dikonfirmasi The Times masalah ini, Wolff hanya mentertawakan gaya hidup sang juara dunia tiga kali itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wolff kemudian menuturkan bahwa kekhawatiran Mercedes terletak pada hal lain, yaitu kian meruncingnya hubungan antara Hamilton dan rekan setimnya, Nico Rosberg.
"Sangat penting untuk menjaga semangat di dalam tim, dan persaingan antara Nico dan Lewis telah berlangsung sengit, dan sangat kompetitif," kata Wolff.
"Hal ini memang dimengerti karena mereka sama-sama bersaing menggunakan mobil yang bisa membawa mereka juara dunia. Pengemudi di mobil lain memang tidak bisa menjadi sahabat Anda, tapi kami harus berhati-hati agar persaingan ini tidak menular."
"Di masa lalu, kita telah melihat bagaimana persaingan di dalam tim bisa merusak dinamika. Jika hal ini sampai merusak tim, maka kami akan mempertimbangkan pengaturan jangka panjang bagi para pebalap ini."
(vws)