"Sharapova akan dihukum mulai 12 Maret, menunggu penentuan kasus ini," demikian pernyataan resmi ITF.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sharapova menyerahkan sampel kepada badan anti-doping pada 26 Januari lalu, sehari setelah kalah dari Serena Williams di perempat final Australia Terbuka. Kemudian agen anti-doping dunia (Wada) merilis analisis sampel tersebut pada 2 Maret.
Sharapova mengaku teledor tidak melihat secara detail pengumuman ITF mengenai jenis doping terbaru yang dilarang dikonsumsi petenis, salah satunya adalah Meldonium.
Seperti dikutip dari The Guardian, Sharapova sudah mengonsumsi Meldonium sejak 2006 atas saran dokter untuk mengatasi permasalahan jantung dan diabetes.
"Saya membuat penggemar saya kecewa, saya membuat olahraga ini kecewa. Saya tahu konsekuensi yang dihadapi, dan saya tidak ingin mengakhiri karier seperti ini," ucap Sharapova.
Sebagian pihak meyakini Sharapova akan mendapat hukuman 4 tahun. Namun presiden Wada, Craig Reedie, meyakini atlet yang dinyatakan bersalah mengonsumsi biasanya hanya mendapat hukuman satu tahun. (har)