Sebelumnya, pemenang Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2014, Marin Cilic, dan juga petenis Serbia, Viktor Troicki, memang pernah menjalani larangan bertanding dari Federasi Tenis Internasional.
Sementara itu Martina Hingis juga disanksi dua tahun karena positif menggunakan kokain pada 2007 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mengenal Meldonium, Perusak Karier Sharapova |
Hal ini menjadikan Sharapova satu-satunya perempuan yang mampu menembus daftar 50 atlet terkaya di dunia pada 2011 lalu (dan kemudian ditemani oleh Li Na pada 2012).
Sebagai perbandingan, Floyd Mayweather yang tahun lalu memiliki status atlet terkaya di dunia mendapatkan US$240 juta dalam satu tahun.
Di situs resmi Maria Sharapova, petenis 28 tahun ini tercatat menjadi duta untuk Avon, Evian, produsen raket Head, Nike, Porche, Tag Heuer dan juga memiliki kerja sama dengan merek-merek terkenal lainnya seperti Canon, Cole, Ericsson, Gatorade, Haan, Land Rover, Motorola, Prince, Samsung, Sony, Tiffany's, dan Tropicana.
Lihat juga:Alasan Sharapova Menggunakan Meldonium |
Salah satu sponsor utama Sharapova, Nike, pada Senin (7/3) malam memilih untuk menghentikan hubungan kerjasama dengan Maria Sharapova selama investigasi berlangsung.
Sementara produsen kosmetik, Avon, menolak berkomentar tentang kasus tersebut.
Mantan petenis nomor satu dunia, Maria Sharapova, pada Senin malam membuat pengakuan mengejutkan dirinya dinyatakan Federasi Tenis Internasional tak lolos tes doping di turnamen Australia Terbuka.
Atlet Rusia ini pun mengakui bahwa dirinya mengonsumsi meldonium sejak 2006 lalu untuk alasan kesehatan.
Meldonium baru dinyatakan sebagai zat terlaran oleh Badan Anti-Doping Dunia (Wada) sejak 1 Januari 2016.
Lihat juga:Nike Putus Sementara dengan Maria Sharapova |