Seperti dilansir situs resmi Persib, pemain kelahiran Tarakan, Kalimantan Timur, tersebut langsung tergeletak saat briefing tim pascakekalahan dari Arema Cronus 0-2 di final.
Taufiq pun segera ditangani tim medis dan mendapatkan bantuan oksigen. Sehari kemudian, dokter tim Persib, Raffi Ghani menyatakan kondisi mantan pemain Persebaya 1927 tersebut dalam kondisi baik-baik saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan Taufiq termasuk salah satu pemain yang tampil selama 2x45 menit pada laga yang sangat sengit."
Ghani pun menampik bahwa kekurangan gula darah yang dialami Tauqfiq juga lantaran faktor nutrisi sebelum pertandingan. "Tidak ada persoalan itu, tapi memang pertandingannya sangat menguras tenaga," ungkapnya.
Namun, ia tak memungkiri bahwa jadwal selama Piala Bhayangkara berlangsung sangat padat. Kondisi itu pula yang membuat para pemain mengalami kelelahan.
"Waktu untuk pemulihannya sangat sedikit, sehingga kami harus benar-benar mensiasatinya dengan baik untuk menjaga kondisi pemain," ujar Ghani. (bac)