"Hasil pertemuan tadi kami buka-bukaan. Suka dengar silakan, tidak suka ya tak apa-apa. Kata kunci pertemuan tadi, ya tanpa ada rekomendasi dari BOPI dan tim transisi maka ISC tak bisa berjalan," ujar Ketua Umum BOPI, Noor Aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Verifikasi klub tidak jelas. Mereka ciptakan sendiri persyaratannya, mereka juga yang verifikasi. (Selain itu) legal standing kegiatan ini apa?" ujar Cheppy.
Permohonan Rekomendasi Menpora
Jika BOPI dan Tim Transisi merasa hasil audiensi yang dilangsungkan di Kemenpora berakhir buntu, Deputi IV Bidang Pembinaan dan Peningkatan Prestasi Olahraga, Gatot Dewa Broto, justru merasa hasil pertemuan berakhir positif.
Pasalnya, Gatot merasa audiensi antara Tim Transisi dan BOPI dengan PT GTS pertama yang difasilitasi Kemenpora itu merupakan semacam brain storming antara kedua belah pihak.
"Ada perbedaan itu wajar karena baru pertama kali ketemu. Tapi jalan keluar pertemuan tadi saya minta hari ini juga mereka (PT GTS) kirim surat pada Pak Menteri (Menpora Imam Nahrawi) untuk permohonan rekomendasi," ujar Gatot.
Pihak PT GTS, lewat CEO Joko Driyono, optimistis dapat tetap menggulirkan kompetisi sesuai jadwal.
"Kami serahkan semuanya pada Pak Menteri. (Tapi) kita semua harus optimistis," ujar Joko yang langsung bertolak ke Istana Presiden untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Dalam pertemuan dengan orang nomor satu di Indonesia itu, Joko Driyono mengaku pihaknya berlaku sebagai fasilitator sejumlah klub yang ingin bertemu dengan Presiden Jokowi untuk membahas masalah sepak bola nasional. (har)