PBSI sejatinya menargetkan memiliki dua wakil di nomor ganda putra dan ganda campuran pada Olimpiade mendatang. Namun saat pengumpulan poin menuju Olimpiade ditutup, Angga/Ricky gagal berada di delapan besar sehingga tak lolos ke Rio de Janeiro.
"Tentunya saya kecewa karena saya berharap mereka bisa lolos ke Olimpiade."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rexy, dirinya melihat kegagalan Angga/Ricky lolos ke Olimpiade bisa jadi dipengaruhi oleh tekad yang ada dalam diri mereka.
"Tekad mereka harus kuat, bukan hanya tekad untuk lolos melainkan juga tekad untuk berprestasi di Olimpiade," tutur Rexy yang meraih emas pada Olimpiade Atlanta 1996 ini.
Menilik performa Angga/Ricky, Rexy melihat ganda nomor dua Indonesia ini masih labil.
"Setelah tampil bagus di Singapura tahun lalu, penampilan mereka justru menunjukkan tren penurunan," ucap Rexy.
Setelah gagal lolos ke Olimpiade, Rexy berharap momentum kegagalan itu berdampak positif bagi Angga/Ricky.
"Semoga setelah gagal ke Olimpiade, Angga/Ricky bisa menumpahkan kekecewaan mereka dengan tampil bagus di Piala Thomas dan juga Indonesia Terbuka," kata Rexy menegaskan. (yns/ptr)