Panel dari Federasi Tenis Internasional (ITF) bisa memberikan hukuman larangan bertanding hingga empat tahun, namun para ahli memperkirakan ia hanya dihukum 12 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, pihak Sharapova telah mengakui bahwa sang peraih lima kali Grand Slam pernah mengonsumsi zat tersebut tahun ini, karena ia tidak mengetahui bahwa zat tersebut dilarang.
Mantan petenis nomor satu dunia itu juga mengakui bahwa ia gagal membaca instruksi ITF pada September 2014 bahwa Meldonium akan dilarang.
Menurut pengacara Sharapova, John Haggerty, kliennya mulai menggunakan meldonium setelah dokternya "melakukan serangkaian tes secara menyeluruh untuk menentukan kondisi medis yang membuatnya sering sakit."
Hasil Elektrokardiogram (EKG) Sharapova dinilai memiliki "keabnormalan" dan juga adanya "beberapa indikasi diabetes". Hal inilah yang membuat dokter menyarankan petenis 28 tahun itu untuk mengonsumsi beberapa obat, termasuk di antaranya meldonium. (vws)