Sebelumnya, pada pekan lalu pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Owi/Butet) berhasil merebut medali emas di Olimpiade 2016 yang berlangsung di Rio De Janeiro, Brasil. Itu adalah satu-satunya emas yang berhasil dimenangi atlet Indonesia kali ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Richard memang belum mengungkapkan nama-nama yang berpotensi besar menggantikan kesuksesan Owi/Butet, namun ia yakin Indonesia memiliki banyak atlet yang berkualitas.
Sebelumnya Butet mengabarkan bahwa Olimpiade 2016 akan menjadi Olimpiade terakhir baginya. Hal itu dipikirkan Butet mengingat usianya yang kini telah memasuki kepala tiga. Namun bagi Richard, tidak demikian.
"Yang saya sampaikan di Doha kemarin itu kepada Owi adalah Butet urusan saya. Saya bilang Butet masih dapat bermain. Tenang saja, saya punya trik sendiri (untuk membuat Butet terus bermain)," ucap Richard.
(kid)