Christanval bercerita, keputusan Barcelona memecat van Gaal membuat pelatih asal Belanda itu berlinang air mata. Padahal, menurut Christanval, van Gaal adalah pelatih yang terkenal dingin, kaku, dan juga tak punya hubungan baik dengan para pemainnya.
Christanval menceritakan hal ini di hadapan televisi Perancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya saya tak pernah memiliki pelatih yang sangat arogan, dan bagi saya dia adalah pelatih terburuk."
Van Gaal sendiri pernah dua kali menangani kesebelasan yang dijuluki Azulgrana tersebut, pada 1997-2000 dan pada periode 2002-2003. Di periode pertamanya, ia sukses mengambil alih dari Bobby Robson dan memenangi dua gelar La Liga dan satu Piala Raja. Namun di periode kedua, van Gaal mendapatkan hasil yang tidak konsisten.
Manajemen klub kemudian memecat van Gaal setelah kesebelasan itu terjerembab ke posisi 12. Ia dilepas pada 28 Januari 2003.
Selain menyebut van Gaal manajer yang dingin, Christanval juga menuduh van Gaal memprioritaskan pemain yang berasal dari satu negara dengannya.
"Ia lebih memilih menurunkan para pemain Belanda, tapi bahkan mereka sendiri tidak menghibur van Gaal."
(vws)