"Saya marah, sedih, dan pusing terhadap penilaian yang salah dari seorang pria yang sebelumnya menganggap manajer timnas sebagai pekerjaan impiannya," kata Shearer seperti dikutip dari BBC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video yang diduga direkam jurnalis The Telegraph pada Agustus 2016, Allardyce memberikan saran untuk mengakali aturan FA terkait kepemilikan pemain oleh pihak ketiga yang dilarang dalam sepak bola Inggris.
Selain itu, Allardyce juga kedapatan menghina mantan manajer timnas Inggris Roy Hodgson dan asistennya Gary Neville. Mantan manajer Sunderland itu juga menganggap keputusan FA merenovasi Stadion Wembley sebagai keputusan yang 'bodoh'.
Allardyce akhirnya memutuskan mundur dari jabatan manajer timnas 'Tiga Singa' pada Selasa (27/9) waktu setempat. Itu setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) melakukan konfirmasi terkait skandal yang diungkap salah satu media Inggris. (jun)