"Sesuai dengan dugaan, bahwa tidak terlalu banyak kejutan. Rata-rata yang menang adalah atlet yang elit, sebagian besar atlet di pelatnas, juara umum DKI Jakarta, dan yang lainnya merata," kata Tigor saat dihubungi CNNIndonesia.com , Rabu (28/9) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap agar ajang PON dapat menjadi puncak prestasi. Jangan terpaku mengumpulkan medali emas saja, mutasi atlet juga harus diminimalisir. Daerah-daerah juga harus giat membina atlet."
Meski secara umum tak mengejutkan Tigor berpendapat ada beberapa atlet muda yang berpotensi di masa mendatang.
"DI lompat galah putra ada Frederick Saputra dan Jelita Nara Idea dari DKI Jakarta, di 200 meter ada Dewi Ayu Agung Kurniayanti dari Bali, di lompat jauh ada Suwandi dari Bangka Belitung, dan lainnya."
"Usia mereka belum 24 tahun, tapi prestasi sudah lumayan. Jadi bisa kita tingkatkan hingga berprestasi di SEA Games dan Asian Games," kata Tigor.
Terkait persiapan menuju SEA Games 2017, Tigor berharap Tim Atletik diharapkan bisa mempertahankan perolehan medali seperti dua tahun lalu.
Pada SEA Games Singapura 2015, Indonesia meraih tujuh emas, empat perak, dan empat perunggu dari cabor atletik.
"Sementara itu untuk berprestasi di Asian Games memang jadi hal tidak mudah," ucap laki-laki berusia 55 tahun tersebut. (ptr)