PASI: Tak Ada Kejutan di Cabor Atletik PON

M. Arby Rahmat | CNN Indonesia
Rabu, 28 Sep 2016 18:33 WIB
Sekjen PASI Tigor Tanjung menilai tak ada kejutan besar di cabor atletik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Cabor atletik PON masih didominasi sejumlah atlet elite, seperti Agus Prayogo. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekjen PASI, Tigor Tanjung, menilai penyelenggaraan cabor atletik Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat XIX/2016 berlangsung baik dan tak ada kejutan berarti di dalamnya.

Tigor menyebut hasil yang ada di PON Jabar tak mengandung kejutan besar karena pemenang adalah mereka yang memang merupakan atlet papan atas nasional.

"Sesuai dengan dugaan, bahwa tidak terlalu banyak kejutan. Rata-rata yang menang adalah atlet yang elit, sebagian besar atlet di pelatnas, juara umum DKI Jakarta, dan yang lainnya merata," kata Tigor saat dihubungi CNNIndonesia.com , Rabu (28/9) sore.

Lebih lanjut, Tigor berharap PON bisa jadi wadah pembibitan yang baik bagi olahraga Indonesia. Karena itu, mutasi atlet jadi satu hal yang sebisa mungkin dihindari.

"Saya berharap agar ajang PON dapat menjadi puncak prestasi. Jangan terpaku mengumpulkan medali emas saja, mutasi atlet juga harus diminimalisir. Daerah-daerah juga harus giat membina atlet."

"Di masa depan mungkin bisa dibuat agar yang memecahkan rekor nasional juga mendapat bonus," katanya menambahkan.

Meski secara umum tak mengejutkan Tigor berpendapat ada beberapa atlet muda yang berpotensi di masa mendatang.

"DI lompat galah putra ada Frederick Saputra dan Jelita Nara Idea dari DKI Jakarta, di 200 meter ada Dewi Ayu Agung Kurniayanti dari Bali, di lompat jauh ada Suwandi dari Bangka Belitung, dan lainnya."

"Usia mereka belum 24 tahun, tapi prestasi sudah lumayan. Jadi bisa kita tingkatkan hingga berprestasi di SEA Games dan Asian Games," kata Tigor.

Terkait persiapan menuju SEA Games 2017, Tigor berharap Tim Atletik diharapkan bisa mempertahankan perolehan medali seperti dua tahun lalu.

Pada SEA Games Singapura 2015, Indonesia meraih tujuh emas, empat perak, dan empat perunggu dari cabor atletik.

"Sementara itu untuk berprestasi di Asian Games memang jadi hal tidak mudah," ucap laki-laki berusia 55 tahun tersebut. (ptr/ptr)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER