Mantan Pebalap F3 Jadi Eksekutif Baru McLaren
Dika Dania Kardi | CNN Indonesia
Selasa, 22 Nov 2016 04:05 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pebalap Formula Three (F3), Zak Brown akhirnya ditunjuk tim balap F1, McLaren, untuk menjadi direktur eksekutif yang baru.
Brown akan mengisi pos penting di McLaren yang ditinggalkan Ron Dennis dengan kontroversial. Brown akan mulai melakukan pekerjaannya sebagai eksekutif baru McLaren pada akhir bulan depan, yakni saat Dennis resmi keluar.
Dennis adalah figur penting bagi tim McLaren selama 35 tahun terakhir. Di bawah kepemimpinannya, McLaren mampu mengantar pebalap-pebalap seperti Alain Prost, Ayrton Senna, dan terakhir Lewis Hamilton sebagai juara dunia.
Kiprah gemilang McLaren bersama Dennis itu pun tentu akan memberatkan bagi Brown agar mampu memberikan hasil lebih baik lagi.
“Saya sangat menghormati dan bangga atas bisnis yang telah dicapai [McLaren] sampai dengan tanggal ini, dan saya akan menantikan untuk berkontibusi di fase pengembangan penting selanjutnya,” ujar Brown seperti dikutip dari AFP.
Brown sendiri bukanlah sosok asing dalam kubu McLaren. Pria asal Amerika itu pernah bekerja di bidang sponsor bagi McLaren. Itu, kata Brown, akan menjadi senjata andalan untuk membantunya bersama McLaren mulai bulan depan.
“Pernah bekerja sangat dekat dengan McLaren selama bertahun-tahun, saya pernah terjebak dengan bakat dan ambisi dari seluruh kekuatan tim ini,” ujar Brown.
Sementara itu sepeninggal Dennis, situasi di McLaren masih suilt kondusif. Pasalnya pria berusia 69 tahun itu masih memiliki 25 persen saham di perusahaan tersebut. (kid)
Brown akan mengisi pos penting di McLaren yang ditinggalkan Ron Dennis dengan kontroversial. Brown akan mulai melakukan pekerjaannya sebagai eksekutif baru McLaren pada akhir bulan depan, yakni saat Dennis resmi keluar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya sangat menghormati dan bangga atas bisnis yang telah dicapai [McLaren] sampai dengan tanggal ini, dan saya akan menantikan untuk berkontibusi di fase pengembangan penting selanjutnya,” ujar Brown seperti dikutip dari AFP.
“Pernah bekerja sangat dekat dengan McLaren selama bertahun-tahun, saya pernah terjebak dengan bakat dan ambisi dari seluruh kekuatan tim ini,” ujar Brown.
Sementara itu sepeninggal Dennis, situasi di McLaren masih suilt kondusif. Pasalnya pria berusia 69 tahun itu masih memiliki 25 persen saham di perusahaan tersebut. (kid)