Momen Mengharukan Pesilat Belgia Raih Emas

M. Arby Rahmat | CNN Indonesia
Kamis, 08 Des 2016 18:42 WIB
Wendy Pieters tak bisa menahan haru setelah memastikan diri jadi juara dunia usai menaklukkan pesilat Malaysia, Ummi Syazana Bintu Husin. Wendy Pieters (tengah) saat merayakan gelar juara dunia yang diraihnya. ( CNN Indonesia/M. Arby Rahmat)
Denpasar, CNN Indonesia -- Sambil menahan haru pesilat Belgia, Wendy Pieters, berlari kegirangan dan memeluk ayah sekaligus pelatihnya, Ludo Pieters, setelah mengalahkan pesilat Malaysia Ummi Syazana Bintu Husin, dengan skor tipis 3-2 di Kelas F (75-80kg).

Kemenangan tersebut terasa amat emosional. Pasalnya, duel itu merupakan duel terakhir Wendy di Kejuaraan Dunia Pencak Silat dan ia menutupnya dengan sebuah medali emas untuk Belgia. Medali emas pertama dan terakhir baginya, setelah hampir 30 tahun belajar silat aliran Harimau Bongkot di Belgia.

Medali emas Wendy itu juga menjadi satu-satunya medali emas yang didapat wakil benua Eropa.

"Perasaan saya sekarang sangat senang. Saya rasa setelah ini saya akan melatih pencak silat di Belgia, mendampingi ayah saya," ucap perempuan berusia 34 tahun tersebut seusai pertandingan.

Sementara itu Ludo yang juga Ketua Kontingen Belgia masih belum percaya dengan kemenangan yang didapatkan putrinya tersebut.

"Mungkin sampai beberapa waktu mendatang dan pulang ke Belgia, saya masih tidak percaya dengan kemenangan ini. Saya senang sekali."

"Saya harap Jessy (Pieters, adik Wendy) dapat menjadi juara berikutnya untuk Belgia. Saya akan mempersiapkannya dari sekarang," ucap pria berusia 58 tahun tersebut dengan mata berkaca-kaca.

Kemenangan Wendy sekaligus menutup pertandingan di kejuaraan dunia edisi ke-17 tersebut. Yang tak kalah istimewa lagi, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan Presiden Persilat dan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto pun turut menyaksikan momen terindah dalam hidup wanita yang tinggal di daerah Antwerp tersebut.

Wendy dan Ludo kemudian membawa bendera Belgia mengitari arena silat di GOR Lila Bhuana, dan memberi hormat kepada Jokowi, Prabowo, serta para tamu undangan lainnya. Jokowi dan para pengunjung dari berbagai negara pun bertepuk tangan sebagai tanda hormat dan salut atas pencapaian tim silat Belgia.

Dalam kejuaraan tersebut, Indonesia sukses menyabet 12 emas, 4 perak, dan 4 perunggu, unggul dari Vietnam (5 medali emas), Malaysia (3 medali emas), Singapura: (2 medali emas), Thailand (1 medali emas), dan Belgia (1 medali emas). (ptr/ptr)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER